Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

TOP 5: Gedung 4 Tingkat di Jakarta Wajib Konek CCTV hingga Dampak Ledakan SPBE Bekasi

TOP 5: Gedung 4 Tingkat di Jakarta Wajib Konek CCTV hingga Dampak Ledakan SPBE Bekasi
cityscape in the night (https://www.pexels.com/photo/cityscape-with-contemporary-buildings-and-skyscrapers-at-night-4570166/)

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan gedung lebih dari empat tingkat harus terkoneksi dengan kamera pengawas atau CCTV milik Pemprov DKI Jakarta. Berita tersebut menjadi salah satu yang populer di IDN Times pada Sabtu (4/4/2026).

Selain itu, berita tentang 47 KK dan 22 bangunan terdampak ledakan SPBE di Bekasi, BGN minta maaf imbas siswa keracunan MBG di Jakarta Timur, YLBHI tak yakin Andrie Yunus diteror karena ada motif dendam pribadi, hingga Kasus Bupati Pati, KPK masih usut proses penyerahan uang juga masuk dalam deretan Top 5 IDN Times.

1. Pramono Minta Gedung Lebih dari 4 Tingkat Terkoneksi CCTV Pemprov

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan gedung lebih dari empat tingkat harus terkoneksi dengan kamera pengawas atau CCTV milik Pemprov DKI Jakarta. Menurutnya, hal ini membuat Jakarta semakin terintegrasi.

"Jadi untuk CCTV, kita sedang, sudah memutuskan nanti gedung-gedung yang lantainya lebih dari empat sesuai dengan Pergub akan dikoneksikan dengan CCTV yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta, sehingga dengan demikian Jakarta akan menjadi terintegrasi," ujar Pramono usai halal bihalal bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta, Sabtu (4/4/2026).

Baca selengkapnya di sini!

2. 47 KK dan 22 bangunan terdampak ledakan SPBE di Bekasi

Sebanyak 47 kepala keluarga (KK) terdampak kebakaran yang disertai ledakan di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026) malam.

Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi, mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan pendataan KK yang terdampak.

Baca selengkapnya di sini!

3. Siswa keracunan MBG di Jakarta Timur, BGN minta maaf

Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan permohonan maaf atas insiden keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur (Jaktim).

Sebelumnya, dilaporkan terdapat 33 siswa menjadi korban keracunan di SDN Pondok Kelapa 09. Kemudian di SDN Pondok Kelapa 01 sebanyak 37 siswa, SDN Pondok Kelapa 07 sebanyak 31 siswa, dan di SMAN 91 sebanyak 34 orang.

Baca selengkapnya di sini!

4. YLBHI tak yakin Andrie Yunus diteror karena ada motif dendam pribadi

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur mengaku tak yakin dengan analisa Eks Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) periode 2011-2013, Laksamana Muda (Purn) Soleman B Ponto yang menyebut ada dendam pribadi di balik kasus penyiraman air keras terhadap Aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Adapun, kasus teror terhadap Andrie disebut disebabkan karena dendam pribadi jajaran personel BAIS TNI yang gagal mencegah para aktivis memasuki ruangan rapat pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) TNI di Hotel Fairmont Jakarta pada Maret 2025 lalu. Kelompok aktivis yang menyampaikan protes itu salah satunya ialah Andrie.

Baca selengkapnya di sini!

5. Kasus Bupati Pati, KPK masih usut proses penyerahan uang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami proses penyerahan uang calon perangkat desa dalam kasus Bupati Pati Sudewo. Hal ini didalami KPK dengan memeriksa enam saksi pada Kamis (2/4/2026).

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Kepolisian Sektor Sumber Rembang," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo pada Sabtu (4/4/2026).

Baca selengkapnya di sini!

Share
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More

Rusia Desak AS Cabut Ultimatum ke Iran dan Lanjutkan Negosiasi

08 Apr 2026, 10:09 WIBNews