Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

TPU Tegal Alur Ramai Peziarah di Tengah Pandemik Virus Corona

TPU Tegal Alur Ramai Peziarah di Tengah Pandemik Virus Corona
Pemakaman jenazah COVID-19 di TPU Tegal Alur, Senin 6 April 2020 (IDN Times/Uni Lubis)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Suasana ramai terlihat di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, yang ramai didatangi peziarah saat hari raya Idulfitri 1441 Hijriah, Minggu (24/5).

Dilansir Antara, keberadaan peziarah telah terlihat merata di blok pemakaman umum hingga blok makam khusus pasien COVID-19. Perbedaan blok makan umum dan khusus pasien COVID-19 dibedakan dengan pembatas garis polisi.

  1. 1. Setiap peziarah akan didisinfeksi

    Ilustrasi cuci tangan dengan bersih (IDN Times/Irma Yudistirani)
    Ilustrasi cuci tangan dengan bersih (IDN Times/Irma Yudistirani)

    Walaupun ramai, protokol kesehatan COVID-19 diberlakukan di TPU Tegal Alur. Setiap peziarah diwajibkan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir yang disediakan, serta wajib menggunakan masker.

    Sebelum masuk dan keluar TPU, peziarah, terutama yang akan masuk area khusus pasien COVID-19, harus melakukan disinfeksi.

  2. 2. Peziarah tetap ikuti aturan pemerintah dan protokol kesehatan

    Pemakaman jenazah COVID-19 di TPU Tegal Alur, Senin 6 April 2020 (IDN Times/Uni Lubis)
    Pemakaman jenazah COVID-19 di TPU Tegal Alur, Senin 6 April 2020 (IDN Times/Uni Lubis)

    Salah satu pengunjung yang datang adalah Teguh, dia bersama beberapa anggota keluarganya datang ke makam sang ayah.

    Almarhum ayahanda Teguh dimakamkan dengan protokol COVID-19 di TPU Tegal Alur ini.

    "Yang penting kita tetap ikuti aturan pemerintah, pakai masker dan cuci tangan sehabis berziarah," kata dia.

  3. 3. Datang untuk berziarah tanpa mengajak anak kecil

    Pemakaman jenazah COVID-19 di TPU Tegal Alur, Senin 6 April 2020. IDN Times/Uni Lubis
    Pemakaman jenazah COVID-19 di TPU Tegal Alur, Senin 6 April 2020. IDN Times/Uni Lubis

    Hal serupa juga dilakukan Yandri, yang datang untuk mengunjungi pusara orang tuanya yang telah wafat. Walau mengaku sedikit takut, rasa tersebut kalah dengan niat dia mendoakan orang tuanya.

    "Rasa takut pasti ada, tapi namanya ini Lebaran, kita juga mau berziarah ke makam orang tua minimal setahun sekali, yang penting kita pakai masker, cuci tangan dan tidak ajak anak kecil," ujar dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More