Vandalisme di Halte Patra Kuningan, Baru Direvitalisasi Penuh Coretan

- Halte Patra Kuningan 2 yang baru direvitalisasi viral di media sosial setelah dipenuhi coretan vandalisme pada sejumlah fasilitasnya.
- Pihak Transjakarta menyayangkan aksi vandalisme tersebut dan mengajak masyarakat menjaga halte sebagai fasilitas publik bersama.
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan penataan kawasan Rasuna Said, termasuk revitalisasi halte, sebagai bagian dari persiapan HUT ke-499 Kota Jakarta.
Jakarta, IDN Times - Sebuah video yang memperlihatkan Halte Patra Kuningan 2 yang dipenuhi coretan vandalisme di sejumlah bagian fasilitasnya viral di media sosial.
Padahal, halte tersebut baru saja di revitalisasi seiring penataan dari Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
"Belum juga lama diresmikan oleh Gubernur tuh lihat udah dicoret-coret," ucap perekam dikutip akun Instagram @abourdkj, Jumat (26/6/2026)
1. Oknum tak bertanggungjawab

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyayangkan aksi vandalisme yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab terhadap fasilitas publik tersebut.
"Sangat disayangkan fasilitas umum ini menjadi sasaran aksi vandalisme oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," kata Ayu saat dikonfirmasi.
Menurut Ayu, halte Transjakarta merupakan fasilitas yang dibangun untuk melayani masyarakat sehingga perlu dijaga bersama. Ia pun mengajak masyarakat untuk ikut merawat fasilitas publik agar tetap nyaman digunakan seluruh warga.
"Halte Transjakarta milik kita bersama, dibangun untuk melayani warga. Menjaga fasilitas publik adalah tanggung jawab kita semua," imbaunya
2. Pramono tata kawasan Rasuna Said termasuk halte

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan hasil penataan Jalan H.R. Rasuna Said sekaligus nama baru Halte Transjakarta Setiabudi Integritas di Jakarta Selatan, pada Minggu (21/6) pagi. Peresmian ini menandai berakhirnya keberadaan tiang monorel yang terbengkalai selama sekitar 20 tahun di salah satu koridor utama Jakarta.
Penataan kawasan sepanjang 3.800 meter tersebut dimulai pada Januari 2026 dengan membongkar 109 titik tiang monorel. Seluruh pekerjaan rampung dalam waktu sekitar lima bulan dan diresmikan sebagai pembuka rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta pada 22 Juni 2026.
“Rasuna Said telah rampung dan baru saja saya resmikan. Peresmian ini mengawali rangkaian acara menyambut HUT Jakarta ke-499, juga sebagai upaya menghadirkan infrastruktur yang mendukung mobilitas warga menuju Jakarta sebagai kota global,” ujar Pramono.
3. Kawasan Rasuna Said jadi lebih lapang dan rapi

Penataan tidak berhenti pada pembongkaran tiang monorel. Pemprov DKI Jakarta juga membenahi ruas, elevasi, dan konsistensi lebar jalan, memperbaiki saluran drainase, menata trotoar dan area hijau, memasang street furniture, serta memperbarui penerangan jalan umum dan tiang pedestrian.
Pembenahan tersebut membuat kawasan H.R. Rasuna Said lebih lapang, rapi, dan nyaman bagi kendaraan, pengguna transportasi umum, pejalan kaki, hingga penyandang disabilitas. Kawasan ini juga telah ditetapkan sebagai lokasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor setiap Minggu.
















