Viral Mahasiswa Sesama Jenis Kepergok Mesum, BEM PNJ Desak Ditindak Serius

- Video viral memperlihatkan dua mahasiswa sesama jenis berciuman di area kampus PNJ, memicu perhatian luas dan respons dari pihak kampus serta mahasiswa.
- BEM PNJ menegaskan pentingnya penegakan aturan berdasarkan fakta, bukan asumsi, serta mengajak mahasiswa mengawal proses penanganan kasus secara transparan dan adil.
- Pihak kampus telah memanggil dua mahasiswa terkait untuk klarifikasi, berkoordinasi dengan keluarga mereka, dan memastikan situasi kampus tetap aman serta kondusif.
Jakarta, IDN Times - Beredar video viral di lingkungan kampus yang memperlihatkan sepasang mahasiswa sesama jenis diduga berciuman di area kampus. Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian mahasiswa hingga pihak yang terlibat dikumpulkan dalam sebuah forum kampus.
Menanggapi hal ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) mengeluarkan pernyataan resmi terkait dugaan tindakan asusila yang tengah menjadi sorotan di lingkungan kampus. Organisasi mahasiswa itu menegaskan setiap bentuk pelanggaran terhadap norma, tata tertib, kode etik, dan ketentuan yang berlaku harus disikapi secara serius serta diproses sesuai mekanisme yang berlaku.
“BEM berpandangan bahwa fokus utama dalam menyikapi suatu permasalahan adalah pada tindakan dan perilaku yang dilakukan, bukan pada asumsi, opini maupun identitas pribadi seseorang. Oleh karena itu, apabila ditemukan tindakan yang mengarah pada perbuatan asusila di ruang publik, pelecehan, perundungan, atau bentuk pelanggaran lainnya, maka hal tersebut harus ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku,” kata BEM PNJ dalam pernyataan resminya, Selasa (2/6/2026).
1. Minta seluruh mahasiswa turut kawal penanganan kasus

BEM PNJ menilai penegakan aturan harus menjadi prioritas dalam menyelesaikan persoalan yang berkembang. BEM juga menekankan pentingnya proses penanganan yang berlandaskan fakta dan ketentuan yang berlaku, tanpa dipengaruhi asumsi maupun opini yang berkembang di ruang publik.
Selain itu, BEM PNJ mengajak seluruh mahasiswa untuk kawal proses penanganan kasus yang sedang berlangsung. Mereka juga meminta pihak institusi membuka proses penanganan secara transparan guna memastikan terciptanya preseden penegakan aturan yang tegas dan adil di lingkungan kampus.
2. Minta seluruh pihak turut jaga norma dan ketertiban

Di tengah perhatian civitas akademika terhadap kasus tersebut, BEM PNJ turut mengimbau seluruh warga kampus untuk menjaga etika, norma, dan ketertiban dalam kehidupan akademik. Langkah itu dinilai penting untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman, kondusif, dan bermartabat.
3. Dua orang itu dimintai klarifikasi oleh kampus

Sementara, pihak PNJ menjelaskan kasus ini terjadi di sekitar area Gedung Perpustakaan. Maka pihak kampus melalui Satuan Pengamanan dan perwakilan mahasiswa segera mengambil langkah pengamanan dua orang laki-laki tersebut . Keduanya dimintai keterangan awal oleh pihak kampus.
Pimpinan kampus, dalam hal ini Wakil Direktur I Bidang Akademik beserta jajaran melakukan proses klarifikasi awal sebagai bagian dari penanganan institusi.
"Sebagai bentuk tanggung jawab dan pendampingan kepada mahasiswa, PNJ juga melakukan komunikasi dengan keluarga mahasiswa yang bersangkutan pada hari yang sama. Setelah proses klarifikasi awal selesai dilaksanakan, kedua individu didampingi petugas keamanan untuk meninggalkan area kampus. Situasi kampus saat ini berada dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif," ungkap PNJ dalam keterangan resmi kepada IDN Times.


















