Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Viral Video Diduga Polisi Pukul Driver Ojol di Jakarta Barat

Viral Video Diduga Polisi Pukul Driver Ojol di Jakarta Barat
Ojek online sedang melintas di jalan sekitar Kota Tua, Jakarta Barat pada Rabu (5/8/2020) (IDN Times/Reynaldy Wiranata)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Sebuah video yang memperlihatkan tindakan kekerasan tersebar di media sosial. Dalam video itu, diduga seorang anggota polisi terlibat pemukulan seorang driver ojek online. Akun Instagram @updateinfojakarta, menggambarkan kejadian dalam video itu.

Dalam video itu, diduga seorang polisi mengenakan jaket hitam dan sebuah motor tanpa pelat, sedang meminggirkan seorang driver ojol yang tengah menuntun motornya. Namun, tiba-tiba driver ojol itu dipukul.

  1. 1. Keduanya sedang menepi di pinggir jalan

    Ilustrasi tilang. IDN Times/Mia Amalia
    Ilustrasi tilang. IDN Times/Mia Amalia

    Terduga polisi itu terlihat menegur driver ojol di pinggir jalan, dan digambarkan sang driver mengeluarkan sesuatu yang diduga surat kendaraan. 

    Video yang berdurasi 2 menit 19 detik ini pun viral di media sosial.

  2. 2. Terjadi di daerah Kebon Jeruk Jakarta Barat

    Ilustrasi tilang elektronik (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
    Ilustrasi tilang elektronik (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

    Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Maulana Jali Kerepesina membenarkan kejadian itu. Disebutkan, peristiwa pemukulan driver ojol tersebut terjadi di wilayah Jakarta Barat.

    “Itu kejadian setelah keluaran tol Kebon Jeruk dekat apartemen, Jakarta Barat,” kata Maulana saat dikonfirmasi IDN Times, Rabu (5/4/2022).

  3. 3. Pelaku dipastikan bukan anggota Polantas

    Para personel Polantas saat ikut apel gabungan operasi zebra di Mapolda Jateng. (Dok Humas Polda Jateng)
    Para personel Polantas saat ikut apel gabungan operasi zebra di Mapolda Jateng. (Dok Humas Polda Jateng)

    Maulana mengatakan, kasus pemukulan ini masih dalam penyidikan untuk mengetahui duduk perkara kejadian sebenarnya.

    “Masih dalam penyelidikan yang diduga sebagai anggota, dan dipastikan bukan anggota Lantas (Polantas),” ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More