Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Lengkap! Pernyataan Terbaru Trump yang Kembali Tunda Serangan ke Iran

Lengkap! Pernyataan Terbaru Trump yang Kembali Tunda Serangan ke Iran
potret Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (flickr.com/The White House via commons.wikimedia.org/The White House)
Intinya Sih
  • Donald Trump menunda rencana serangan militer ke Iran selama dua pekan untuk memberi ruang diplomasi dan peluang tercapainya gencatan senjata di Timur Tengah.
  • Penundaan dilakukan setelah diskusi dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Panglima Militer Asim Munir, yang meminta waktu agar Iran membuka Selat Hormuz secara aman dan penuh.
  • Trump menyebut Amerika Serikat telah menerima proposal 10 poin dari Iran sebagai dasar negosiasi damai, dengan sebagian besar isu utama sudah menemukan titik kesepakatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan penundaan lagi atas rencana serangan militer terhadap Iran selama dua pekan. Dia mengisyaratkan membuka peluang baru bagi tercapainya gencatan senjata dan kesepakatan damai jangka panjang di Timur Tengah.

Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya tekanan internasional dan komunikasi intensif dengan sejumlah pihak regional. Trump menyebut keputusan tersebut diambil setelah berdiskusi dengan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, dan Panglima Militer Pakistan, Asim Munir. Dia mengatakan, kedua pihak meminta agar serangan yang sebelumnya direncanakan segera dilaksanakan itu ditunda demi memberi ruang bagi diplomasi.

Dalam pernyataannya, Trump menegaskan penundaan ini bersyarat, yakni Iran harus menyetujui pembukaan penuh Selat Hormuz secara aman dan segera. Jalur strategis tersebut menjadi salah satu titik krusial dalam konflik yang berdampak besar terhadap perdagangan energi global.

"Berdasarkan percakapan dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Marsekal Asim Munir dari Pakistan, mereka meminta saya untuk menahan kekuatan destruktif yang akan dikirim malam ini ke Iran, dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui pembukaan Selat Hormuz secara penuh, segera, dan aman. Saya setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu," kata Trump, dalam pernyataannya, Rabu (8/4/2026).

Trump menyebut langkah ini sebagai bagian dari gencatan senjata dua arah yang diharapkan dapat membuka jalan menuju penyelesaian konflik secara permanen. Dia juga mengklaim Amerika Serikat telah mencapai dan bahkan melampaui target militernya dalam operasi yang berlangsung sebelumnya.

"Alasan melakukan ini adalah karena kami telah memenuhi dan melampaui semua tujuan militer. Kami sudah sangat dekat dengan kesepakatan definitif mengenai perdamaian jangka panjang dengan Iran, serta perdamaian di Timur Tengah," ujarnya.

Trump mengungkapkan, pihaknya telah menerima proposal 10 poin dari Iran yang dinilai cukup realistis untuk dijadikan dasar negosiasi. Dia menyebut sebagian besar isu yang selama ini menjadi sumber ketegangan telah menemukan titik temu antara kedua negara.

"Kami menerima proposal 10 poin dari Iran, dan percaya ini adalah dasar yang dapat dijalankan untuk bernegosiasi. Hampir semua poin pertentangan di masa lalu telah disepakati antara Amerika Serikat dan Iran," kata Trump.

Masa penundaan selama dua pekan, dijelaskan Trump, akan dimanfaatkan untuk merampungkan kesepakatan tersebut hingga mencapai tahap final. Dia juga menyampaikan keyakinan, konflik yang telah berlangsung lama itu kini berada di ambang penyelesaian.

"Atas nama Amerika Serikat, sebagai Presiden, dan mewakili negara-negara Timur Tengah, merupakan suatu kehormatan untuk melihat masalah jangka panjang ini mendekati penyelesaian," ujar Trump.

Keputusan ini menjadi perkembangan penting di tengah eskalasi konflik yang sebelumnya diwarnai ancaman serangan besar-besaran terhadap infrastruktur Iran. Penundaan serangan sekaligus membuka ruang diplomasi dinilai sebagai momentum krusial untuk meredakan ketegangan yang telah berdampak luas, termasuk pada stabilitas kawasan dan ekonomi global.

Berikut isi lengkap pernyataan terbaru Trump soal gencatan senjata, yang dibagikan di akun Instagram @Potus.

1. Isi lengkap pernyataan terbaru Trump soal penundaan serangan ke Iran

IMG_5814.jpeg
Pernyataan Trump tunda kembali serangan ke Iran. (Instagram/@POTUS)

Berdasarkan percakapan dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Marsekal Asim Munir dari Pakistan, mereka meminta saya untuk menahan kekuatan destruktif yang akan dikirim malam ini ke Iran, dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui pembukaan Selat Hormuz secara penuh, segera, dan aman. Saya setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu. Ini akan menjadi gencatan senjata dua arah.

Alasan melakukan ini adalah karena kami telah memenuhi dan melampaui semua tujuan militer. Kami sudah sangat jauh dalam mencapai kesepakatan definitif mengenai perdamaian jangka panjang dengan Iran, serta perdamaian di Timur Tengah.

Kami menerima proposal 10 poin dari Iran, dan kami percaya itu merupakan dasar yang dapat dijalankan untuk bernegosiasi. Hampir semua poin pertentangan di masa lalu telah disepakati antara Amerika Serikat dan Iran, namun periode dua minggu ini akan memungkinkan kesepakatan tersebut untuk diselesaikan dan dirampungkan sepenuhnya.

Atas nama Amerika Serikat, sebagai Presiden, dan mewakili negara-negara di Timur Tengah, merupakan suatu kehormatan untuk melihat masalah jangka panjang ini mendekati penyelesaian. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap hal ini!

Share
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in News

See More