Luncurkan Dewan Perdamaian, Trump Klaim Berhasil Damaikan Perang

- Donald Trump meresmikan Dewan Perdamaian untuk Gaza di Word Economic Forum 2026.
- Indonesia bergabung dalam Dewan Perdamaian tersebut dengan penandatanganan dokumen oleh Presiden Prabowo Subianto.
- Dewan Perdamaian dipimpin Amerika Serikat dan dibentuk untuk mengawasi administrasi, rekonstruksi, dan pemulihan ekonomi di Jalur Gaza pasca-perang.
Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, meresmikan Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian untuk Gaza, di sela-sela acara Word Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2025). Salah satu negara yang bergabung adalah Indonesia. Hal itu ditandai dengan penandatanganan dokumen oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Kami memiliki salah satu yang paling penting dari semua pembentukan ofisial yang dikenal sebagai Board of Peace," ujar Trump, dalam pidatonya yang disiarkan di kanal Youtube White House.
Dalam kesempatan itu, Donald Trump kemudian menyinggung perang antara Rusia dan Ukraina yang tidak kunjung damai. Menurutnya, ada ribuan korban jiwa akibat perang tersebut.
"Mengerikan," kata Trump.
Trump kemudian mengklaim, sudah berhasil mendamaikan perang yang terjadi antara Tailand dan Kamboja serta Pakistan-India.
"Kami sangat senang untuk menghentikan perang yang telah dimulai dengan India dan Pakistan," kata dia.
Board of Peace atau Dewan Perdamaian adalah sebuah organisasi antar pemerintah yang dipimpin Amerika Serikat, di bawah Presiden Donald Trump, yang dibentuk untuk mengawasi administrasi, rekonstruksi, dan pemulihan ekonomi di Jalur Gaza pasca-perang.


















