Ada Perang Iran, Prabowo Ingin Keselamatan Jemaah Haji Jadi Prioritas

- Presiden Prabowo menegaskan keselamatan jemaah haji harus jadi prioritas utama di tengah konflik Iran, AS, dan Israel.
- Kemenhaj sedang menyusun berbagai skenario keamanan untuk memastikan keberangkatan haji tetap aman pada April mendatang.
- Salah satu opsi yang disiapkan adalah pengalihan rute penerbangan atau penundaan keberangkatan jika situasi perang membahayakan jemaah.
Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan Presiden Prabowo Subianto berpesan kepada Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) agar menjadikan keselamatan jemaah haji sebagai prioritas. Hal ini seiring dengan adanya perang Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
"Pesan Presiden satu, fokus beliau adalah ingin memastikan keselamatan jemaah haji. Ini yang paling penting," ujar Dahnil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/3/2026).
1. Kemenhaj siapkan skenario

Dahnil mengatakan, Kemenhaj menyiapkan sejumlah skema untuk memastikan jemaah haji Indonesia tetap aman selama menjalankan ibadah haji.
"Jadi, kita menyiapkan berbagai skenario dengan orientasi utama memastikan keselamatan warga negara Indonesia yang akan menunaikan ibadah haji pada bulan April," ucap dia.
2. Skenario masih disusun

Meski demikian, Dahnil belum bisa menjelaskan secara rinci skenario apa saja yang dibuat. Sebab, skenario tersebut masih dalam penyusunan.
“Apabila tidak ada perubahan skenario atau eskalasi konflik menurun dan hal itu menjamin keselamatan warga negara Indonesia yang berangkat haji, maka pada tanggal 22 April akan menjadi keberangkatan kloter pertama. Namun, arahan Presiden jelas, semua kondisi dan semua skenario harus disiapkan,” ucap dia.
Terkait dengan skenario tersebut, kata Dahnil, Kemenhaj akan terlebih dulu berkoordinasi dengan Komisi VIII DPR RI.
"Kami juga akan membahas berbagai skenario dengan DPR apabila konflik menunjukkan tanda-tanda yang dapat membahayakan jemaah haji kita,” kata dia.
3. Pengalihan rute penerbangan menjadi opsi

Dalam kesempatan itu, Dahnil mengatakan, salah satu skenario yang akan dibuat apabila perang masih terjadi, mengalihkan rute penerbangan.
“Misalnya jika situasi membahayakan keselamatan, maka skenario penundaan bisa saja muncul. Apabila keselamatan warga negara kita terancam, kami akan membicarakannya dengan DPR dan menyesuaikan dengan arahan Presiden," ujar Dahnil.


















