Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Media Asing Turut Beritakan Kematian 3 Orang Saat Demo di Makassar

Kantor DPRD Makassar dibakar massa, Jumat malam (29/8/2025). (ANTARA FOTO/Hasrul Said)
Kantor DPRD Makassar dibakar massa, Jumat malam (29/8/2025). (ANTARA FOTO/Hasrul Said)
Intinya sih...
  • Kematian 3 orang dalam demo di Makassar menarik perhatian media asing.
  • The Korea Herald dan The Guardian menyoroti protes di Indonesia usai kematian pengemudi ojek online.
  • Protes juga memprotes upah rendah, tunjangan mewah anggota DPR RI, dan kebijakan pemerintah terkait program makan bergizi gratis.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kematian tiga orang saat demonstrasi di Makassar menjadi perhatian media asing. Demonstrasi yang terjadi di sejumlah kota di Indonesia memang menjadi pemberitaan media internasional sejak kemarin.

The Korea Herald menerbitkan artikel berjudul 'Indonesia Protest Blaze Kills Three as Anger Erupts Over Driver Death'. Media asal Korea ini menyoroti merebaknya protes di seluruh Indonesia usai seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, tewas dilindas mobil rantis polisi pada Kamis (28/8) malam.

Mereka juga menuliskan demonstrasi pada Kamis itu memprotes upah rendah dan tunjangan mewah yang diterima anggota DPR RI.

"Protes di Makassar, kota terbesar di Pulau Sulawesi, berubah menjadi kekacauan di luar gedung DPRD provinsi dan kabupaten/kota yang dibakar dan kendaraan dibakar saat pengunjuk rasa melemparkan batu dan bom molotov," kata media tersebut dalam tulisannya.

Media Inggris, The Guardian menuliskan, tiga orang yang tewas di Makassar terjebak di dalam gedung.

"Mereka terjebak di dalam gedung yang terbakar,” tulis media tersebut, mengutip Sekretaris DPRD Sulawesi Selatan, Rahmat Mappatoba, yang menuduh para pengunjuk rasa menyerbu kantor untuk membakar gedung tersebut.

The Guardian menyebutkan, protes-protes ini merupakan yang terbesar dan paling parah sepanjang masa jabatan kepresidenan Presiden Prabowo Subianto yang belum genap setahun.

"Ujian penting yang memaksanya untuk seger mendesak ketenangan, memerintahkan penyelidikan dan mengunjungi keluarga pengemudi yang tewas," kata media tersebut.

Mereka juga mengungkit bagaimana Prabowo menjanjikan pertumbuhan ekonomi yang cepat, serta protes yang meluas terhadap kebijakan-kebijakannya, termasuk program makan bergizi gratis.

Protes juga menyebar ke kota-kota besar Indonesia lainnya pada hari Jumat, termasuk Yogyakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya, serta Medan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us