Meksiko Beri Pengelolaan Tambang Minyak Bumi Zama ke Pemex

Kota Meksiko, IDN Times - Pemerintah Meksiko memberikan hak pengelolaan terbesar tambang minyak lepas pantai di Teluk Meksiko kepada Pemex. Meskipun tambang minyak bumi yang dijuluki Zama tersebut pada mulanya ditemukan oleh perusahaan swasta asal AS, Talos Energy yang melakukan eksplorasi.
Ekplorasi minyak swasta ini menjadi pertama kalinya dilakukan di wilayah Meksiko. Setelah pemerintahan Meksiko sebelumnya melakukan reformasi pembukaan swasta dan privatisasi terkait sumber daya minyak.
1. Memberikan sebagian besar pengelolaan ke Pemex

Pada hari Jumat (03/07/2021) Pemerintah Meksiko memberikan sebagian besar hak kepada Pemex (Petroleos Mexicanos) untuk mengoperasikan tambang minyak lepas pantai Zama. Sementara itu, sebagian lainnya akan dioperasikan perusahaan minyak AS, Talos Energy yang berpusat di Houston, Texas.
Padahal sebelumnya konsorsium perusahaan Talos Energy asal AS, Premier Oil asal Inggris dan Wintershall DEA dari Jerman sudah menginvestasikan sebesar 325 juta dolar AS atau Rp4,7 triliun. Serta sudah melakukan eksplorasi sejak 2017 lalu dan menemukan sekitar 800 juta barrel minyak bumi di tambang Zama, dilansir dari Financial Times.
2. AMLO berupaya nasionalisasi industri minyak bumi di Meksiko

Dikutip dari El Pais, keputusan yang dilakukan Pemerintah Meksiko tak lain sesuai dengan kebijakan Presiden Meksiko Manuel Lopez Obrador (AMLO) untuk menasionalisasi sektor perminyakan. Selain itu, AMLO juga selama ini ingin mengembalikan keputusan pemerintah sebelumnya dalam membatasi akses sektor swasta bidang tambang di negaranya.
Sebelumnya Lopez Obrador sempat menentang keputusan pembukaan investasi swasta di bawah pemerintahan sebelumnya dan menginginkan pembekuan lelang tambang minyak baru saat terpilih pada 2018. AMLO juga mengajukan ke Kongres untuk mengubah hukum hidrokarbon dan listrik agar memfavoritkan perusahaan energi milik negara, meski pada akhirnya ditolak, dilansir dari The Wall Street Journal.
3. Terdapat masalah di balik pembagian pengelolaan tambang Zama
Atas keputusan yang dilakukan Meksiko ini, maka Pemex mendapatkan pengelolaan tambang sebesar 50,4 persen, sedangkan Talos dan konsorsiumnya hanya mendapatkan 49,6 persen. Padahal pihak Talos Energy sudah memperhitungan dengan pihak ketiga untuk mendapatkan 60 persen hak pengelolaan.
Hasil ini tentu mengecewakan bagi Talos Energy karena perusahaan asal AS tersebut yang memiliki inisiatif dalam eksplorasi dan menemukan salah satu tambang minyak terbesar. Padahal sebelumnya Kementerian Energi Meksiko juga sudah opsi legal dan strategis untuk memaksimalkan perjanjian pemegang saham di tambang Zama, dilaporkan dari Reuters.
Meskipun begitu hingga kini Pemerintah Meksiko dan Pemex juga belum memberikan reaksi apapun terkait masalah ini. Bahkan kabar ini diumumkan beberapa hari setelah pipa minyak Pemex di Teluk Meksiko mengalami kebocoran dan menyebabkan kebakaran di dalam laut, dilansir dari Financial Times.


















