Meksiko Bunuh Bos Kartel Narkoba Paling Dicari, El Mencho

- Militer Meksiko berhasil menewaskan bos kartel CJNG, Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, dalam baku tembak di Tapalpa, Jalisco, dengan dukungan intelijen dari Amerika Serikat.
- Pemerintah Jalisco mengeluarkan peringatan merah dan meminta warga tetap di rumah karena situasi keamanan memburuk pasca operasi militer terhadap kelompok CJNG.
- Kedutaan Besar AS dan Kanada memperingatkan warganya untuk tidak bepergian ke wilayah Jalisco serta menghentikan sementara penerbangan menuju Puerto Vallarta akibat meningkatnya kekerasan.
Jakarta, IDN Times - Kementerian Pertahanan Meksiko, pada Minggu (22/2/2026), mengungkapkan keberhasilan membunuh bos Kartel Narkoba Jalisco New Generation (CJNG), Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho. Ia terbunuh setelah terluka dalam baku tembak dengan personel militer.
Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) sudah mendesak Meksiko untuk bertindak lebih dalam melawan kartel narkoba. Washington bahkan mengancam akan mengirimkan personel militer ke Meksiko.
Sebagai informasi, El Mencho dikenal sebagai salah satu bos kartel narkoba yang paling berbahaya. Pria berusia 59 tahun itu sudah bertanggung jawab atas penyelundupan kokain, sabu-sabu, dan fentanil ke AS.
1. Meksiko mendapat bantuan dari AS untuk tangkap El Mencho
Operasi yang dilakukan militer Meksiko berlangsung di Tapalpa, Jalisco, sekitar 130 km dari ibu kota Guadalajara. Operasi ini dilakukan atas kerja sama bilateral antara Meksiko dan AS untuk melawan kartel narkoba.
“Selain kerja dari intelijen militer Meksiko, keberhasilan operasi ini juga berkat koordinasi dengan AS. Terdapat informasi tambahan dari otoritas AS untuk melancarkan operasi ini,” terangnya, dikutip dari EFE.
Dalam operasi ini, personel militer Meksiko sudah menyita sejumlah senjata dan kendaraan militer milik CJNG. Mereka juga menyita sistem peluncur roket yang mampu menembak jatuh pesawat dan helikopter.
2. Gubernur Jalisco minta warga untuk tidak keluar rumah
Gubernur Jalisco, Pablo Lemus Navarro memperingatkan warganya untuk mengikuti peringatan merah dari pemerintah. Ia menganjurkan warga untuk menghindari keluar rumah sementara waktu.
Dilansir BBC, transportasi publik di Jalisco berhenti beroperasi untuk sementara waktu imbas peringatan ini. Sejumlah saksi mata menyebut sempat melihat asap kebakaran di beberapa kota di Jalisco, termasuk di Guadalajara.
Sedangkan di area wisata, seperti Puerto Vallarta terdapat ribuan turis yang terjebak di tengah pertempuran antara pasukan CJNG dan tentara Meksiko. Diketahui sejumlah orang bersenjata sudah berkeliaran di Jalisco dan sekitarnya usai operasi tersebut.
3. AS dan Kanada minta seluruh warganya di Jalisco tidak bepergian
Kedutaan Besar AS di Meksiko menghimbau warga AS di Jalisco bagian barat dan beberapa negara bagian lain tidak bepergian sementara waktu. Peringatan ini disampaikan menyusul rentetan kasus kekerasan imbas pembunuhan El Mencho.
“Menyusul operasi keamanan di beberapa negara bagian dan blokade dan aktivitas kriminal, warga AS di beberapa negara bagian harus tetap berada di rumah hingga menunggu kabar selanjutnya,” ungkapnya.
Tak hanya AS, Kanada juga memperingatkan warganya di Puerto Vallarta dan beberapa wilayah di Jalisco tidak pergi. Selain itu, maskapai asal Kanada, Air Canada juga memutuskan untuk menghentikan penerbangan ke Puerto Vallarta untuk sementara waktu.

















