Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Menhan Jepang Absen Forum Korsel usai Kunjungi Kuil Yasukuni

Menhan Jepang Absen Forum Korsel usai Kunjungi Kuil Yasukuni
Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi. (x.com/ModJapan_en)
  • Menhan Jepang Shinjiro Koizumi diperkirakan absen dari Seoul Defense Dialogue 7-9 September dan digantikan pejabat setingkat wakil menteri, menurunkan level representasi Jepang.
  • Ketidakhadiran Koizumi diduga terkait kunjungannya ke Kuil Yasukuni pada 15 Agustus, yang dikritik Korea Selatan dan berpotensi membatalkan pertemuan dengan Menhan Ahn Gyu-back.
  • SDD 2026 akan menghimpun sekitar 1.000 peserta dari 67 negara untuk membahas ketidakpastian global, keamanan maritim, Semenanjung Korea, serta kerja sama siber dan antariksa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Pertahanan (Menhan) Jepang, Shinjiro Koizumi, diperkirakan absen dari forum keamanan multilateral tahunan 'Seoul Defense Dialogue (SDD)' di Korea Selatan (Korsel) pekan depan. Ketidakhadiran ini diduga kuat merupakan dampak dari kunjungan kontroversialnya ke Kuil Yasukuni di Tokyo yang menuai kritik keras dari pemerintah Korsel.

SDD akan berlangsung pada 7-9 September dengan mempertemukan pejabat pertahanan dan keamanan dari berbagai negara. Menurut Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Korsel pada Jumat (4/9/2026), posisi Koizumi dalam forum tersebut akan digantikan oleh Direktur Jenderal Urusan Internasional, pejabat setingkat wakil menteri.

Dilansir Asia Business Daily, langkah ini menurunkan tingkat perwakilan Jepang dibandingkan tahun lalu, ketika Menhan saat itu, Nakatani, hadir secara langsung di tengah upaya pemulihan hubungan bilateral.

  1. 1. Pertemuan antar Menhan terancam batal

    Menteri Pertahanan (Menhan) Jepang, Shinjiro Koizumi (kanan), menggelar pertemuan bilateral dengan Menhan Korea Selatan (Korsel), Ahn Gyu-back, di Seoul pada 28 Juni 2026. (twitter.com/ModJapan_en)
    Menteri Pertahanan (Menhan) Jepang, Shinjiro Koizumi (kanan), menggelar pertemuan bilateral dengan Menhan Korea Selatan (Korsel), Ahn Gyu-back, di Seoul pada 28 Juni 2026. (twitter.com/ModJapan_en)

    Koizumi sebelumnya diperkirakan menghadiri SDD, terutama karena intensitas diplomasi pertahanan Jepang-Korsel meningkat seiring membaiknya hubungan bilateral kedua negara dalam beberapa bulan terakhir.

    Menurut Korea Herald, jika Koizumi hadir, ia seharusnya bertemu dengan Menhan Korsel Ahn Gyu-back untuk keempat kalinya dalam waktu sekitar dua bulan. Keduanya telah mengadakan tiga pertemuan tahun ini, termasuk di sela-sela forum keamanan Singapura pada Mei dan saat kunjungan Koizumi ke Seoul pada akhir Juni.

  2. 2. Kunjungan Koizumi ke Yasukuni diduga picu ketegangan Tokyo-Seoul

    Potret Kuil Yasukuni di Tokyo, Jepang. (unsplash.com/Hakan Nural)
    Potret Kuil Yasukuni di Tokyo, Jepang. (unsplash.com/Hakan Nural)

    Meskipun alasan resmi tidak diungkapkan, sumber diplomatik menyebutkan bahwa ketidakhadiran Koizumi berkaitan dengan kunjungannya ke Kuil Yasukuni pada peringatan berakhirnya Perang Dunia II pada 15 Agustus lalu. Koizumi mengunjungi kuil tersebut bersama sejumlah anggota parlemen Jepang.

    Ziarah Koizumi dinilai sensitif karena dilakukan ketika ia menjabat sebagai menteri pertahanan. Pemerintah Negeri Ginseng memandang kunjungan pejabat pertahanan aktif ke Yasukuni lebih serius, dibandingkan kunjungan serupa oleh anggota kabinet atau anggota parlemen lainnya.

    Kuil Yasukuni merupakan situs kontroversial yang menghormati para korban perang Jepang. Mereka termasuk 14 penjahat perang Kelas A yang dijatuhi hukuman oleh pengadilan internasional. Bagi Korsel dan negara-negara tetangga di Asia, kunjungan pejabat tinggi Jepang ke tempat tersebut dianggap sebagai bentuk pengagungan terhadap masa lalu militeristik imprealisme Jepang.

  3. 3. SDD 2026 bahas ketidakpastian keamanan global dan kerja sama regional

    Ilustrasi kapal. (pexels.com/Devin Koopman)
    Ilustrasi kapal. (pexels.com/Devin Koopman)

    Sementara itu, Kemenhan Korsel mengonfirmasi bahwa SDD 2026 tetap akan menjadi agenda utama diplomasi pertahanan kawasan. Forum tahun ini mengusung tema 'Toward a New Coexistence in the Age of Turbulence', guna merespons meningkatnya ketidakpastian lingkungan keamanan global.

    SDD diperkirakan akan dihadiri sekitar 1.000 peserta dari 67 negara. Sejumlah kepala pertahanan dari negara mitra, seperti Republik Ceko, Papua Nugini, Filipina, dan Uganda, dijadwalkan hadir.

    Diluncurkan pada 2012, SDD merupakan salah satu forum keamanan multilateral utama di kawasan, yang bertujuan mendorong perdamaian di Semenanjung Korea dan memperkuat kerja sama keamanan regional. Agenda tahun ini mencakup pembahasan mengenai tatanan dan aliansi internasional, keamanan maritim, perdamaian di Semenanjung Korea, serta kerja sama di bidang siber dan antariksa, Yonhap melaporkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More