Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pantun Sedih Perpisahan Dubes Kanada untuk Indonesia

Pantun Sedih Perpisahan Dubes Kanada untuk Indonesia
Dubes Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton. (IDN Times/Sandy Firdaus)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton, mengumumkan masa tugasnya berakhir setelah dua setengah tahun bertugas dan menyampaikan pesan perpisahan dalam konferensi pers di Jakarta.
  • Dutton menyebut bertugas di Indonesia sebagai kehormatan besar, menikmati keindahan berbagai daerah seperti Sumatra hingga Lombok, serta merasakan keramahan masyarakat dan kuliner khas Nusantara.
  • Ia meninggalkan Indonesia dengan rasa kagum dan optimisme terhadap hubungan Kanada–Indonesia yang semakin erat menjelang peringatan 75 tahun kerja sama kedua negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Duta Besar (Dubes) Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton, tiba-tiba sendu saat sesi jumpa pers bersama media pada 10 Juni 2026 lalu. Padahal, suasana saat itu begitu hangat.

Dutton mengajak para jurnalis untuk turut merayakan hadirnya Piala Dunia 2026 di Kanada yang menjadi salah satu tuan rumah bersama Amerika Serikat (AS) dan Meksiko.

Namun, dalam suasana itu, Dutton mengumumkan bahwa tugasnya sebagai Dubes Kanada untuk Indonesia akan segera selesai setelah dua setengah tahun menjabat.

"Secara pribadi saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan bahwa setelah dua setengah tahun yang luar biasa, masa tugas saya sebagai Dubes Kanada untuk Indonesia akan segera berakhir," ujar Dutton.

1. Sebuah kehormatan bisa bertugas di Indonesia

Pantun Sedih Perpisahan Dubes Kanada untuk Indonesia
Dubes Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Dutton mengatakan, bertugas di Indonesia menjadi salah satu kehormatan terbesar dalam karier diplomatiknya. Dia bisa merasakan langsung keindahan Indonesia yang sebelumnya hanya dia dengar dari cerita saja.

"Saya berkesempatan mengunjungi berbagai daerah di negara yang luar biasa ini, mulai dari Sumatra dan Jawa hingga Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Lombok," kata Dutton.

2. Makanan dan keramahan Indonesia buat Dutton terkesan

ilustrasi Indonesia
ilustrasi Indonesia (unsplash.com/Mitch Hodiono)

Selain banyak memiliki tempat yang indah, Dutton mengaku terkesan oleh keramahan masyarakat Indonesia ke manapun dia pergi. Makanan Indonesia juga membuatnya betah.

"Selain masyarakatnya, perjalanan-perjalanannya, dan tentu saja makanan Indonesia yang luar biasa, hal yang paling berkesan selama saya bertugas di sini adalah menyaksikan secara langsung hubungan Kanada–Indonesia yang terus bertambah erat," kata Dutton.

3. Meninggalkan Indonesia dengan rasa kagum

Ilustrasi Indonesia (freepik.com/jcomp)
Ilustrasi Indonesia (freepik.com/jcomp)

Dutton mengaku akan meninggalkan Indonesia dengan sebuah rasa kagum. Dia pun berharap, ke depan Indonesia dan Kanada akan jadi semakin dekat, meski dia tak lagi jadi duta besar di Tanah Air. Perpisahannya dia tutup dengan sebuah pantun

"Saya diliputi keyakinan besar terhadap masa depan hubungan Kanada–Indonesia yang tahun depan akan merayakan ulang tahunnya yang ke-75. Saya ingin mengakhiri sambutan hari ini dengan sebuah pantun dalam bahasa Indonesia," kata dia.

Dutton pun membacakan sebuah pantun yang menutup sambutannya.

"Masuk dapur siapkan kuali,

Kakap merah dimasak santan.

Di ujung masa tugas kami,

Silap dan salah mohon dimaafkan."

"Jalan-jalan ke Banjarmasin,

Belilah kerupuk ikan tenggiri.

Bila ada kesempatan lain,

Bolehlah kita berjumpa lagi,"

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari

Related Articles

See More