Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Perubahan Iklim Buat Permukaan Laut Kaspia Turun Drastis

Perubahan Iklim Buat Permukaan Laut Kaspia Turun Drastis
Pemandangan Danau Laut Kaspia di sore hari. instagram.com/photo_soul_wb/

Makhachkala, IDN Times - Danau Laut Kaspia merupakan danau air tawar terbesar di dunia yang terletak di antara Benua Eropa dan Asia. Selain itu, danau seluas 371.000 km persegi tersebut juga membatasi wilayah lima negara, di antaranya Rusia, Iran, Kazakhstan, Turkmenistan dan Azerbaijan.

Sayangnya danau raksasa tersebut kini tengah dilanda krisis iklim yang menyebabkan menurunnya level permukaan air ditambah maraknya pencemaran air. Bahkan sebelumnya sempat terjadi kematian massal anjing laut Kaspia awal bulan ini. 

1. Permukaan Laut Kaspia diprediksi akan turun hingga 25 persen

Berdasarkan laporan dari The Moscow Times, permukaan di Laut Kaspia semakin menurun dari tahun ke tahun. Level permukaan air Laut Kaspia juga tercatat tidak menentu dalam kurun waktu satu abad terakhir ini dan diramalkan akan berkurang hingga 25 persen atau seluas 93,000 km persegi yang sama dengan luas negara Portugal.

Menurut penelitian yang ditulis oleh Matthias Prange, Thomas Wilke dan Frank P. Wesselingh pada tahun 2019 mengemukakan bahwa permukaan air danau diprediksi akan terus mengalami penurunan sejak tahun 2020 hingga akhir abad 21. Bahkan level permukaan airnya akan menyusut hingga kedalaman antara 9 - 18 meter, dilansir dari The Independent

2. Disebabkan perubahan iklim global

Suasana pesisir Laut Kaspia di Aktau, Kazakhstan. instagram.com/aktau_nature/
Suasana pesisir Laut Kaspia di Aktau, Kazakhstan. instagram.com/aktau_nature/

Perubahan iklim dan pemanasan suhu udara selama ini masih dianggap sebagai penyebab utama turunnya permukaan air Laut Kaspia. Tingginya suhu udara tentu akan meningkatkan rata-rata evaporasi harian dan menyebabkan menurunnya level permukaan air dalam jangka waktu yang lama. 

Bahkan saat ini permukaan danau Laut Kaspia sudah berada 28 meter di bawah permukaan air laut global. Hal ini menunjukkan adanya ketidakseimbangan siklus masuk dari hujan yang semakin sedikit dan semakin banyaknya air keluar dari proses evaporasi dan mengalir ke sungai di sekitarnya terutama Sungai Volga, dilansir dari The Conversation

3. Berdampak buruk terhadap lingkungan dan kestabilan geopolitik sekitar Laut Kaspia

caspianseal.org
caspianseal.org

Penurunan tingkat permukaan air Laut Kaspia dinilai berbahaya karena bisa berdampak besar terhadap lingkungan sekitar. Melansir dari The Moscow Times, peneliti juga mengungkapkan penurunan permukaan air akan menimbulkan dampak serius terhadap manusia dan keanekaragaman hayati hingga kestabilan geopolitik di negara sekitar Laut Kaspia.

Peristiwa ini diprediksi akan menyebabkan kerusakan ekosistem di Laut Kaspia yang menjadi habitat alami binatang endemik. Salah satu binatang endemik dan terancam punah di Laut Kaspia adalah anjing laut Kaspia yang populasinya semakin menurun dari tahun ke tahun, dikutip dari The Conversation

Menurunnya permukaan air Laut Kaspia akan menyebabkan terganggunya kestabilan politik dan perekonomian di Asia Tengah. Mengingat negara-negara terkunci seperti Kazakhstan, Turkmenistan dan Azerbaijan menggantungkan kebutuhan air, perikanan dan perdagangannya melalui Laut Kaspia, dilaporkan dalam Maritime Executive

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Brahm
EditorBrahm
Follow Us

Latest in News

See More

Pakistan-Afganistan Berunding di China untuk Akhiri Konflik

04 Apr 2026, 10:36 WIBNews