Presiden Nigeria Bakal Beri Gajinya untuk Atasi Krisis Keamanan

- Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu menyumbangkan seluruh gajinya untuk mendukung pembentukan pasukan militer baru dan kesejahteraan personel yang berjuang melawan kelompok teroris.
- Nigeria meningkatkan produksi kendaraan lapis baja dalam negeri melalui Vanquish Industries Limited guna memperkuat operasi militer dan mengurangi ketergantungan pada impor persenjataan.
- Amerika Serikat mengirim 200 drone MQ-9 Reaper ke Nigeria untuk membantu operasi intelijen, pelatihan, dan dukungan militer dalam menghadapi ancaman Boko Haram.
Jakarta, IDN Times - Presiden Nigeria, Bola Ahmed Tinubu mengumumkan akan menyumbangkan seluruh gajinya dalam mengatasi krisis keamanan di negaranya. Menurutnya, langkah ini akan membantu membiayai pembentukan pasukan militer baru di Nigeria.
“Sebagai sebuah komitmen personal, seluruh gaji saya sejak menjabat akan dialokasikan untuk membiayai, memastikan kesejahteraan untuk personel militer kami,” ungkapnya, dikutip dari Business Insider Africa, Selasa (31/3/2026).
Beberapa tahun terakhir, Nigeria terus dilanda krisis keamanan imbas aktivitas kelompok teroris Boko Haram dan lainnya. Kelompok teroris tersebut mayoritas beroperasi di bagian timur laut.
1. Bertujuan membantu tentara yang terluka dan keluarga tentara
Tinubu menambahkan, bantuan ini sebagai bagian dari program jaminan dan kesejahteraan tentara. Ia menyerukan kepada pemerintah daerah dan anggota parlemen menyetujui keputusannya.
Kebijakan ini didorong banyaknya tentara Nigeria yang terluka dan menjadi disabilitas imbas berperang melawan kelompok teroris. Tak hanya itu, program ini juga akan memberikan bantuan langsung kepada istri dan anak-anak tentara Nigeria yang tewas.
2. Nigeria tingkatkan produksi kendaraan lapis baja dalam negeri
Pekan lalu, perusahaan pertahanan, Vanquish Industries Limited sudah mengirimkan 15 kendaraan lapis baja baru untuk militer Nigeria. Pengiriman ini sebagai upaya Nigeria untuk mengembangkan kendaraan militer dalam negeri.
Kendaraan tersebut diketahui sebagai modifikasi dari Toyota Land Cruiser dan dilengkapi dengan sistem persenjataan. Kendaraan lapis baja itu akan meningkatkan operasi Nigeria dalam melawan kelompok teroris.
Sementara itu, Nigeria berusaha untuk meningkatkan kemandirian produksi persenjataan. Mengingat tingginya kebutuhan untuk melawan ancaman dari kelompok teroris.
3. AS kirimkan drone MQ-9 Reaper ke Nigeria
Pada saat yang sama, militer AS sudah mengirimkan 200 unit drone MQ-9 Reaper ke Nigeria. Drone militer tersebut berfungsi membantu militer Nigeria dalam melawan teroris Boko Haram.
“Tentara AS sudah bekerja sama dengan militer Nigeria untuk menyediakan dukungan intelijen, penasehat, dan dukungan pelatihan untuk personel militer Nigeria,” ungkap Komando Militer AS di Afrika (AFRICOM), dikutip dari Fox News.
Ratusan drone tersebut ditempatkan di Pangkalan Udara Bauchi, bagian utara Nigeria. Drone MQ-9 dikethaui memiliki harga 30 juta dolar AS (Rp509 miliar) dan memiliki model terpisah untuk operasi darat dan laut.



















