Menurut pejabat tersebut, Bangladesh saat ini sedang dilanda badai musiman. Badai tersebut menyebabkan hujan lebat dan sambaran petir yang cukup intens. Petir tersebut akhirnya menyambar dan menewaskan warga setempat.
Tersambar Petir, 14 Orang di Bangladesh Tewas

- Sebanyak 14 orang di Bangladesh tewas tersambar petir saat badai musiman melanda, dengan hujan lebat dan petir intens yang menghantam wilayah tersebut.
- Kebanyakan korban adalah petani yang sedang bekerja di ladang terbuka ketika petir menyambar, sementara beberapa lainnya mengalami luka serius dan dirawat di rumah sakit.
- Fenomena sambaran petir ini bukan hal baru di Bangladesh, bahkan telah menewaskan ratusan orang serta menyebabkan deforestasi akibat pohon tumbang setiap musim badai.
Jakarta, IDN Times - Sebanyak 14 orang di Bangladesh dilaporkan tewas usai terkena sambaran petir. Kabar tersebut dilaporkan oleh seorang pejabat Bangladesh yang tidak disebut namanya pada Senin (27/4/2026).
1. Sebagian besar korban merupakan seorang petani

Pejabat tersebut menambahkan, sebagian besar korban yang tewas karena sambaran petir merupakan seorang petani. Mereka tersambar petir saat sedang bekerja di ladang terbuka. Menurutnya, bekerja di area terbuka di tengah badai yang sedang terjadi merupakan salah satu hal yang wajib dihindari. Sebab, petir bisa datang dan menyambar siapa pun yang berada di luar rumah.
Selain menimbulkan korban tewas, sambaran petir yang disebabkan akibat bada ini juga menimbulkan korban luka. Namun, tidak disebutkan berapa jumlah pasti korban luka tersebut. Mereka kini sudah dibawa ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawan intensif. Sebab, luka yang dialami cukup parah.
2. Sambaran petir sudah menewaskan ratusan orang di Bangladesh

Kasus orang tewas di Bangladesh akibat tersambar petir sebetulnya bukan terjadi kali ini saja. Sebab, kasus semacam itu memang sudah lumrah terjadi di negara yang bertetangga dengan India tersebut. Sudah ada ratusan orang di Bangladesh yang kehilangan nyawa akibat tersambar petir.
Pada 2016, misalnya, sebanyak lebih dari 200 orang dilaporkan tewas akibat sambaran petir. Sama seperti yang terjadi kali ini, petir tersebut juga ditimbulkan karena badai musiman yang kerap melanda Bangladesh setiap tahunnya. Sementara itu, beberapa orang lainnya kala itu dilaporkan mengalami luka-luka. Namun, tidak disebut berapa jumlah korban luka tersebut.
3. Sambaran petir juga menyebabkan deforestasi

Selain korban tewas dan korban luka, para ahli cuaca mengatakan, sambaran petir yang sering terjadi di Bangladesh juga menyebabkan deforestasi. Sebab, sambaran petir yang kuat bisa membuat pohon-pohon di hutan tumbang seketika.
Menurut ahli, badai besar yang menimbulkan petir di Bangladesh kerap terjadi di sekitar April hingga Juni setiap tahunnya. Mereka menyebut badai tersebut disebabkan oleh angin Muson. Angin tersebut memang dikenal kerap menyebabkan badai yang menimbulkan petir dan hujan lebat.

















