Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Deretan Jabatan Hashim Djojohadikusumo di Era Prabowo, Apa Saja?

Deretan Jabatan Hashim Djojohadikusumo di Era Prabowo, Apa Saja?
Utusan Khusus Presiden sekaligus Ketua Umum Asosiasi Biochar Indonesia Internasional, Hashim Djojohadikusumo (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)
Intinya Sih
  • Hashim Djojohadikusumo ditunjuk sebagai Utusan Khusus Presiden bidang Iklim dan Energi, mewakili Prabowo dalam agenda internasional terkait isu perubahan iklim.
  • Selain itu, Hashim memimpin Satgas Perumahan untuk mengawasi program pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan kelas menengah.
  • Hashim juga dipercaya memimpin Satgas Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional yang fokus mencari pendanaan berkelanjutan agar taman nasional bisa mandiri lewat pengembangan ekowisata.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Jumlah pejabat di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto disebut sebagai kabinet gemuk. Bukan hanya menteri dan wakil menterinya saja yang jumbo, tapi juga ada jabatan sebagai penasihat dan utusan khusus presiden yang baru di era Prabowo.

Adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo juga ikut masuk terlibat dalam Kabinet Merah Putih. Pertama, Hashim menjabat sebagai Utusan Khusus PResiden bidang Iklim dan Energi.

Hashim juga kerap menjadi perwakilan Presiden Prabowo pada agenda internasional yang berakitan dengan isu perubahan iklim.

1. Hashim jadi Ketua Satgas Perumahan

Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Kedua, Hashim juga menjadi Ketua Satgas Perumahan. Bahkan, Hashim sudah didaulat menjadi Ketua Satgas Perumahan sebelum Prabowo dilantik menjadi Presiden RI.

Hashim diminta kakaknya itu mengawasi salah satu program andalannya untuk membangun 3 juta rumah bagi warga berpenghasilan rendah dan kelas menengah.

2. Hashim jadi Satgas Pembiayaan Taman Nasional

Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo. (IDN Times/Trio Hamdani)
Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo. (IDN Times/Trio Hamdani)

Terbaru, Hashim diminta Prabowo menjadi Satgas Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional. Hashim. Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, juga mengaku sebagai Wakil Ketua Satgas.

Jabatan Wakil Ketua Satgas Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional, juga diemban oleh Mari Elka Pangestu.

"Saya menjadi wakil beserta wakil lainnya adalah Bu Mari Elka Pangestu," ujar Raja Juli di KOmpleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Raja Juli menjelaskan, fokus utama satgas adalah mencari sumber pendanaan yang inovatif dan berkelanjutan, mencakup kolaborasi dengan sektor swasta guna menyulap taman nasional di Indonesia menjadi kawasan konservasi berkelas dunia.

Dia menegaskan, skema itu bertujuan untuk menjamin kelestarian hutan sekaligus memastikan perlindungan satwa-satwa ikonik Indonesia tetap terjaga dengan dukungan finansial yang lebih kuat.

"Kita akan mencari pendanaan yang inovatif, yang sustain ya, termasuk melibatkan private sector, agar sekali lagi taman nasional kita menjadi taman nasional yang berkelas dunia," ujarnya.

3. Ubah taman nasional dari beban biaya menjadi mandiri

Hashim Djojohadikusumo saat buka Paviliun Indonesia di COP-29.
Hashim Djojohadikusumo saat buka Paviliun Indonesia di COP-29. (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

Menurut Raja Juli, saat ini 57 taman nasional yang ada di Indonesia masih dikelola seadanya dengan dukungan anggaran yang sangat minim. Kondisi tersebut membuat taman nasional hanya menjadi cost center atau beban biaya bagi negara.

Paradigma tersebut akan diubah agar taman nasional menjadi profit center melalui pengembangan ecotourism. Hasil pendapatan dari sektor pariwisata alam tersebut akan dipakai untuk mendanai perbaikan dan pemeliharaan ekosistem di kawasan tersebut.

"Dalam pengertian profit center adalah bagaimana mendapatkan uang ya pendanaan dari ecotourism dan uang itu dikembalikan untuk memperbaiki taman nasional kita," paparnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Related Articles

See More