Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Dibalik Predjama Castle, Benteng Abadi di Tebing

5 Fakta Dibalik Predjama Castle, Benteng Abadi di Tebing
Predjama Castle (Marco Almbauer, CC0, via Wikimedia Commons)
Intinya Sih
  • Predjama Castle di Slovenia berdiri menyatu dengan tebing karst setinggi 123 meter, menjadi salah satu kastel gua terbesar di dunia dengan desain pertahanan alami yang unik.
  • Kastel ini terkenal karena kisah Erasmus dari Lueg, ksatria abad ke-15 yang bertahan dari pengepungan panjang berkat lorong rahasia sepanjang 14 kilometer di dalam gua.
  • Selain sejarah heroik dan tragisnya, Predjama Castle juga dikenal angker, menarik perhatian tim paranormal yang mengklaim menemukan aktivitas supranatural di dalam kastel dan guanya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Pernahkah kamu membayangkan sebuah kastel megah yang bukan hanya berdiri kokoh di atas bukit, melainkan menyatu sempurna dengan mulut gua di tebing? Di jantung Slovenia, tepatnya dekat kota Postojna, sebuah keajaiban arsitektur bernama Predjama Castle menantang imajinasi siapa pun. Benteng yang namanya berarti "kastel di depan gua" ini telah menjadi saksi bisu lebih dari delapan abad sejarah, dari pertempuran sengit hingga kisah pengkhianatan yang tragis.

Sejak pertama kali disebut dalam catatan sejarah pada tahun 1274, Predjama Castle terus memancarkan aura misteri dan daya tarik yang tak tertandingi. Kini, sebagai museum yang ramai dikunjungi wisatawan dari seluruh dunia, kastel ini bukan hanya memamerkan kemegahan strukturnya yang unik, tapi juga menyimpan narasi panjang tentang kehidupan bangsawan, para pemberontak, bahkan cerita-cerita seram yang masih dipercaya hingga kini. Mari kita telusuri lebih dalam lima fakta menakjubkan tentang Predjama Castle yang mungkin belum kamu ketahui.

1. Bangunannya menyatu langsung dengan tebing setinggi 123 meter

Predjama Castle
Predjama Castle (Robert Jahoda, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

Predjama Castle bukanlah kastel biasa. Bayangkan, benteng ini benar-benar dibangun ke dalam mulut gua di tebing karst setinggi 123 meter. Konstruksi unik ini menjadikannya salah satu kastel gua terbesar di dunia. Fasad bergaya Renaisans yang kita lihat sekarang ini selesai dibangun pada tahun 1570 oleh Baron Philipp von Cobenzl.

Sebelumnya, kastel ini sudah ada sejak abad ke-12 dengan gaya Gotik, namun berulang kali rusak akibat pengepungan dan gempa bumi. Desainnya yang menyatu dengan alam ini tidak hanya indah dipandang, tetapi juga berfungsi sebagai pertahanan alami yang nyaris tak tertembus. Dinding putih kastel ini kontras dengan tebing hitam, menciptakan pemandangan surealis yang memukau.

2. Jadi markas "Robin Hood" Slovenia yang licik

Predjama Castle
Predjama Castle (Marco Almbauer, CC0, via Wikimedia Commons)

Salah satu penghuni Predjama Castle yang paling terkenal adalah Erasmus dari Lueg, seorang ksatria sekaligus baron perampok abad ke-15. Ia dikenal layaknya Robin Hood dari Slovenia, merampok orang kaya dan membagikannya kepada yang miskin. Erasmus menjadi buronan setelah membunuh seorang kerabat Kaisar Romawi Suci Frederick III, Marshal Pappenheim, memicu kemarahan penguasa Habsburg.

Erasmus kemudian berlindung di Predjama Castle. Benteng ini pun dikepung oleh pasukan Austria selama setahun lebih. Selama pengepungan itu, Erasmus berhasil mengejek para pengepungnya dengan melemparkan ceri segar dari dalam kastel. Ia bisa melakukan itu semua berkat lorong rahasia di dalam gua yang menghubungkan kastel dengan dunia luar.

3. Disuplai makanan dari lorong rahasia sepanjang 14 kilometer

gua di belakang Predjama Castle
gua di belakang Predjama Castle (Stephen Colebourne, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons)

Rahasia di balik ketahanan Erasmus selama pengepungan panjang ada pada sistem gua yang luas di belakang kastel. Ada sebuah lorong vertikal alami yang tersembunyi, berfungsi sebagai jalur rahasia keluar-masuk kastel. Melalui jalur inilah, Erasmus dan pasukannya bisa mendapatkan pasokan makanan segar serta melanjutkan aksi perampokannya tanpa diketahui musuh.

Sistem gua ini, yang dikenal sebagai Karst Caves, memiliki panjang sekitar 9 mil atau sekitar 14 kilometer. Gua ini bukan hanya sebuah jalan pintas, melainkan labirin alami yang sudah dihuni manusia sejak Zaman Batu. Di dalam gua juga terdapat mata air jernih yang disalurkan ke dalam kastel melalui pipa-pipa. Kemampuan kastel memanfaatkan fitur alami ini menjadikannya benteng yang luar biasa cerdik.

4. Erasmus tewas di toilet karena dikhianati

interior Predjama Castle
interior Predjama Castle (Shesmax, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

Meskipun terkenal cerdik, takdir tragis menimpa Erasmus. Setelah setahun satu hari pengepungan, ia dikhianati oleh salah satu pelayannya yang membocorkan kelemahannya kepada pasukan Austria. Sang pelayan memberi isyarat kepada musuh saat Erasmus sedang menggunakan toilet di lantai tiga, yang merupakan bagian paling rentan dari kastel.

Sebuah bola meriam kemudian ditembakkan tepat ke arah toilet tersebut, mengakhiri hidup Erasmus. Konon, ia dimakamkan di pemakaman gereja Our Lady of Sorrows terdekat, di bawah pohon linden yang masih berdiri hingga kini. Kisah pengkhianatan ini menjadi bagian tak terpisahkan dari legenda Predjama Castle, menambah kesan kelam di balik megahnya benteng ini.

5. Kastel ini disebut angker dan penuh misteri

interior Predjama Castle
interior Predjama Castle (Shesmax, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

Dengan sejarah yang begitu kaya dan penuh drama, tak heran jika Predjama Castle juga menyimpan banyak kisah misteri dan disebut-sebut angker. Beberapa tim investigasi paranormal, termasuk "Ghost Hunters International" pada tahun 2008, pernah mengunjungi kastel ini dan mengklaim menemukan bukti aktivitas paranormal di dalam kastel dan gua-guanya.

Para paranormal meyakini bahwa arwah Erasmus masih menghantui kastel, mencari balas dendam. Selain itu, konon katanya, mineral seperti kuarsa dan besi di dalam gua menyimpan energi yang menarik fenomena paranormal. Beberapa orang juga percaya bahwa arwah-arwah yang terperangkap akibat gempa bumi tahun 1511 masih mencoba keluar dari balik dinding kastel. Predjama Castle bukan hanya keajaiban sejarah, tetapi juga tempat yang memicu imajinasi tentang dunia tak kasat mata.

Predjama Castle adalah bukti nyata kejeniusan arsitektur dan ketangguhan manusia di masa lalu. Dari struktur uniknya hingga kisah heroik sekaligus tragis sang ksatria pemberontak, benteng ini menawarkan pengalaman yang tak terlupakan. Jika kamu punya kesempatan mengunjungi Slovenia, jangan lewatkan untuk merasakan langsung sensasi berpetualang di benteng gua terbesar di dunia ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More