Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Scylla, Monster Laut Berkepala Enam yang Ditakuti Para Pelaut
Scylla (commons.wikimedia.org/Henry Fuseli)
  • Scylla dalam mitologi Yunani digambarkan sebagai monster laut berkepala enam, berkaki dua belas, berleher panjang, dan bergigi tajam yang dapat menyambar awak kapal.
  • Monster ini menghuni selat sempit antara Sisilia dan Italia, berhadapan dengan Charybdis, sehingga pelaut menghadapi pilihan jalur berbahaya di antara dua ancaman.
  • Dalam Odyssey, Scylla memangsa enam awak terbaik Odysseus; asal-usul serta wujudnya juga bervariasi antara sumber sastra dan seni Yunani-Romawi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dalam mitologi Yunani kuno, Scylla dikenal sebagai salah satu monster laut paling mengerikan yang pernah muncul dalam kisah pelayaran. Sosok ini sering dikaitkan dengan bahaya yang mengintai para pelaut saat melintasi perairan sempit yang penuh ancaman. Namanya tetap bertahan dalam berbagai karya sastra dan seni selama berabad abad.

Keunikan Scylla terletak pada bentuk tubuhnya yang tidak biasa serta perannya dalam kisah perjalanan Odysseus. Monster ini digambarkan mampu memangsa awak kapal hanya dalam hitungan detik ketika kapal melintas terlalu dekat dengan sarangnya. Tidak mengherankan jika Scylla menjadi salah satu makhluk paling ditakuti dalam mitologi Yunani, dan berikut lima fakta menarik tentangnya.

1. Scylla digambarkan memiliki enam kepala

Scylla (commons.wikimedia.org/James Steakley)

Menurut penjelasan Theoi dan kisah yang berasal dari Odyssey karya Homer, Scylla merupakan monster laut yang memiliki enam kepala dan dua belas kaki. Setiap kepala berada di ujung leher yang panjang, sementara mulutnya dipenuhi deretan gigi tajam yang mengerikan. Bentuk tersebut menjadikannya salah satu makhluk paling menyeramkan dalam mitologi Yunani.

Dilansir dari World History Encyclopedia, enam kepala Scylla memiliki peran penting dalam kisah pelayaran Odysseus. Saat sebuah kapal melintas terlalu dekat, masing masing kepala dapat menyambar seorang awak kapal. Gambaran ini membuat Scylla dikenal sebagai ancaman yang hampir mustahil dihindari oleh para pelaut kuno.

2. Hidup di selat sempit yang berbahaya

Scylla dan Charybdis (commons.wikimedia.org/James Gillray)

Menurut World History Encyclopedia, Scylla dipercaya menghuni sebuah selat sempit yang memisahkan Sisilia dan daratan Italia. Lokasi tersebut dikenal sebagai tempat yang penuh bahaya bagi kapal yang melintas. Dalam tradisi Yunani kuno, Scylla tinggal di satu sisi selat sementara ancaman lain berada di sisi seberangnya.

Di seberang tempat tinggal Scylla terdapat Charybdis, makhluk yang kemudian sering digambarkan sebagai pusaran air mematikan. Para pelaut harus memilih jalur yang sangat berisiko ketika melewati wilayah tersebut. Kesalahan kecil dapat membuat mereka menjadi korban salah satu dari dua ancaman itu.

3. Menjadi salah satu rintangan terbesar Odysseus

Odysseus (commons.wikimedia.org/Henry Fuseli)

Scylla terkenal karena kemunculannya dalam Odyssey, epik Yunani yang menceritakan perjalanan pulang Odysseus setelah Perang Troya. Menurut World History Encyclopedia, penyihir Circe memperingatkan Odysseus tentang bahaya yang menantinya ketika harus melewati wilayah Scylla dan Charybdis. Peringatan tersebut menunjukkan betapa berbahayanya monster laut itu.

Ketika kapal Odysseus mencoba menghindari Charybdis, jalurnya justru terlalu dekat dengan sarang Scylla. World History Encyclopedia menjelaskan bahwa enam awak terbaik Odysseus disambar oleh enam kepala monster tersebut. Peristiwa itu menjadi salah satu momen paling tragis dalam perjalanan sang pahlawan Yunani.

4. Digambarkan berbeda dalam sastra dan seni

Scylla (commons.wikimedia.org/ Louvre Museum)

Melansir Theoi, Homer menggambarkan Scylla sebagai monster yang memiliki dua belas kaki, enam leher panjang, dan kepala yang penuh gigi tajam. Selain itu, suaranya disebut menyerupai lolongan anak anjing meskipun wujudnya sangat menakutkan. Deskripsi ini menjadi gambaran paling terkenal tentang Scylla dalam sastra Yunani kuno.

Namun, Theoi juga menjelaskan bahwa dalam seni klasik Yunani dan Romawi, Scylla sering digambarkan dengan bentuk yang berbeda. Ia kerap ditampilkan memiliki tubuh bagian atas seperti perempuan, ekor ikan, dan kumpulan kepala anjing di sekitar pinggangnya. Perbedaan ini menunjukkan bagaimana seniman kuno menafsirkan monster tersebut dengan cara yang lebih nyata.

5. Asal-usulnya berbeda dalam berbagai tradisi

Scylla (commons.wikimedia.org/Gre regiment)

Sumber-sumber kuno tidak selalu sepakat mengenai asal usul Scylla. Beberapa tradisi menyebutnya sebagai anak dari dewa laut Phorcys dan sosok bernama Crataeis atau Hecate. Tradisi lain bahkan menghubungkannya dengan pasangan monster Typhon dan Echidna.

Selain itu, Theoi mencatat adanya kisah yang menyebut Scylla pernah menjadi nimfa cantik sebelum berubah menjadi monster akibat sihir Circe. Meski demikian, sumber yang lebih tua menggambarkannya sebagai makhluk mengerikan sejak awal. Beragam versi tersebut menunjukkan bahwa kisah Scylla berkembang dan berubah sepanjang sejarah sastra Yunani.

Scylla merupakan salah satu monster laut paling terkenal dalam mitologi Yunani karena wujudnya yang mengerikan. Sosok ini dikenal memiliki enam kepala, menghuni selat berbahaya bersama Charybdis, serta muncul dalam berbagai versi cerita dan karya seni kuno. Keberadaannya mencerminkan bagaimana masyarakat Yunani kuno menggambarkan ancaman laut yang sulit diprediksi melalui sosok monster.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article