Selain air kelapa, ada beberapa jenis minuman lain yang sebaiknya tidak disimpan terlalu lama di dalam tumbler. Berikut beberapa di antaranya.
Kandungan karbon dioksida dapat terperangkap di dalam tumbler dan meningkatkan tekanan. Akibatnya, tutup bisa terbuka tiba-tiba atau minuman menyembur saat tumbler dibuka.
Jus jeruk, air lemon, dan cuka memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi. Jika terlalu lama bersentuhan dengan logam, minuman tersebut dapat memengaruhi permukaan bagian dalam tumbler dan rasa minuman.
Susu, krim, yoghurt, dan minuman protein berbahan susu dapat lebih cepat basi jika tidak disimpan dalam kondisi dingin. Residu yang tertinggal juga dapat menimbulkan bau dan lebih sulit dibersihkan.
Beberapa kandungan dalam minuman herbal dapat berinteraksi dengan material logam pada wadah. Karena itu, minuman jenis ini sebaiknya tidak disimpan terlalu lama di dalam tumbler.
Itulah jawaban dari benarkah tumbler tidak boleh diisi air kelapa. Air kelapa sebenarnya boleh disimpan dalam tumbler, tetapi jangan dibiarkan terlalu lama, terutama dalam kondisi tertutup rapat. Jadi, sebaiknya segera konsumsi dan jangan lupa bersihkan tumbler setelahnya, ya.
Referensi
"Can I Put Coconut Water in Reusable Metal Cups?". Borge Bottle. Diakses September 2026.
"Don’t Put These Four Liquids In Stainless Steel Thermos bottles". Fayren. Diakses September 2026.
"Which 3 Liquids Should Never Be Stored in Vacuum-Insulated Stainless Steel Bottles?". Cupique. Diakses September 2026.