Comscore Tracker

5 Gambaran Umum tentang Bumi di Zaman Purba, Seperti Apa?

Kandungan oksigen di Bumi pernah sangat berlimpah

Planet Biru atau Bumi yang menjadi rumah bagi kita telah terbentuk pada 4,5 miliar tahun lalu, sebuah rentang waktu yang sangat lama. Faktanya, dalam rentang waktu sekian lama, Bumi telah sanggup menjadi penopang bagi banyak kehidupan biologis sampai saat ini.

Nah, tentunya kamu penasaran dengan gambaran Bumi di zaman purba, bukan? Bagaimana keadaan dan kondisi Bumi di era sebelum manusia ada? Yuk, dibaca artikelnya!

1. Pada saat usianya sangat muda, Bumi masih dalam kondisi yang sangat panas

5 Gambaran Umum tentang Bumi di Zaman Purba, Seperti Apa?livescience.com

Seperti dicatat dalam laman Live Science, Bumi purba di awal-awal fase pembentukannya dianggap sebagai planet yang sangat tidak layak huni. Hal ini disebabkan karena kondisi Bumi yang sangat panas, bergolak, berputar sangat cepat, dan selalu mendapatkan serangan dari puing-puing batuan luar angkasa.

Menurut data yang diteliti oleh para ilmuwan, permukaan Bumi purba di fase awal lebih cenderung menyerupai lautan magma yang sangat panas. Tentu saja kehidupan dan segala hal yang berkaitan dengan organisme tidak mungkin ada di masa tersebut. Jika disamakan dengan magma, maka suhu Bumi purba pada fase tersebut mampu mencapai 1200 derajat celsius.

2. Bumi muda sudah memiliki medan magnet yang sangat kuat

5 Gambaran Umum tentang Bumi di Zaman Purba, Seperti Apa?sciencenewsforstudents.org

Bumi, sama seperti planet-planet lainnya juga memiliki medan magnetnya sendiri. Beruntung, sejak awal mula Bumi terbentuk, medan magnet yang ada juga mampu bekerja dengan sangat baik dan bahkan memiliki kekuatan yang lebih besar dibandingkan saat ini. Laman Air & Space menulis bahwa beberapa ratus juta tahun setelah fase magma, medan magnet Bumi yang sangat kuat sudah mampu melindungi Bumi dari radiasi Matahari.

Ilmuwan dan ahli geologi melakukan studi serta penelitian mengenai medan magnetik Bumi yang berkaitan dengan mineral tertentu, yakni zirkon. Mineral zirkon atau zircon sendiri merupakan jenis mineral yang mengandung zirkonium silika yang sering digunakan sebagai bahan baku pembuatan keramik dan pelindung (selongsong) pembangkit listrik tenaga nuklir.

Baca Juga: 10 Teori Aneh soal Bumi Ini Pernah Dipercaya Banyak Orang

3. Di zaman purba, Bumi pernah membeku

5 Gambaran Umum tentang Bumi di Zaman Purba, Seperti Apa?sciencemag.org

Fase kali ini sangat berkebalikan dari fase awal-awal Bumi pada saat mayoritasnya tertutupi oleh magma. Dicatat dalam laman Science Magazine, sekitar 717 juta tahun yang lalu Bumi pernah mengalami era yang disebut Bola Salju. Artinya, nyaris semua bagian Bumi membeku dan tertutup oleh es.

Data-data tersebut disimpulkan dari berbagai macam studi mengenai geologi dan batuan yang baru-baru saja ditemukan di Ethiopia. Uniknya, menurut studi tersebut, didapatkan kesimpulan bahwa rentang Bola Salju pada Bumi purba hanya terjadi selama ribuan tahun. Hal ini dianggap sebagai "hentakan dingin" yang sangat mendadak dan tentu saja suhu dinginnya juga sangat mematikan.

4. Kehidupan di Bumi yang berawal dari mikroorganisme sederhana

5 Gambaran Umum tentang Bumi di Zaman Purba, Seperti Apa?harrimandental.com

Dalam sains, kehadiran kehidupan kompleks di Bumi saat ini bukanlah sebuah kehadiran yang tiba-tiba. Dibutuhkan proses yang sangat panjang dan rumit untuk membentuk banyak spesies hingga saat ini. Ya, salah satu sistem kerja alam terhadap kehidupan biologis adalah evolusi. Nah, evolusi pun berawal dari mikroorganisme sederhana yang hadir di zaman Bumi purba.

Menurut laman Science, spesies purba yang mungkin hadir di awal-awal kehidupan Bumi adalah mikroorganisme semacam cyanobacteria yang telah hadir di Bumi pada 3,5 hingga 3,8 miliar tahun lalu. Ada juga spesies mikroorganisme lain semacam mikrob dan bakteri yang juga ada pada era miliaran tahun lalu.

Studi mengenai hal ini diperkuat dengan bukti alam berupa fosil mikroorganisme purba yang ada dalam batuan purba di Pulau Akilia, Greenland, seperti dicatat dalam Live Science. Mikroorganisme seperti ini tergolong dalam kelompok prokariotik, yang berarti bahwa sel mereka tidak memiliki organel (sistem kompleks yang menjalankan fungsi).

5. Bumi purba pernah memasuki fase kelimpahan oksigen yang membuat organisme tumbuh besar

5 Gambaran Umum tentang Bumi di Zaman Purba, Seperti Apa?africatimes.com

Tahukah kamu bahwa oksigen terbanyak di Bumi dihasilkan dari fitoplankton? Ya, faktanya, pohon dan hutan bukanlah penghasil oksigen terbesar di dunia. Nah, berkaitan dengan mikroorganisme purba pada poin 4 di atas, rupanya kehadiran mereka dan semua turunan spesiesnya mampu memengaruhi jumlah oksigen di Bumi pada era 200 juta hingga 2 miliar tahun lalu.

Menurut Scientific American, spesies cyanobacteria yang juga merupakan golongan alga hijau laut telah melakukan fotosintesis dan berujung pada masifnya jumlah oksigen di atmosfer Bumi pada zaman purba. Kondisi ini bertahan cukup lama, sekitar ratusan juta sampai miliaran tahun. Tentu saja, oksigen yang berlimpah menjadi modal utama dalam pembentukan kehidupan biologis yang lebih kompleks.

Itu sebabnya, spesies-spesies zaman purba biasanya memiliki ukuran tubuh dan bobot yang sangat besar. Reptil sekelas dinosaurus, misalnya, mampu tumbuh puluhan meter dengan bobot seberat puluhan ton. Namun, setelah kondisi ini berakhir, alam membentuk organisme sesuai dengan kemampuan evolusinya dan muncullah organisme bertubuh lebih kecil yang adaptif sesuai dengan prinsip survival of the fittest.

Cukup menarik jika kita belajar tentang sejarah dan keadaan bagaimana Bumi di zaman purba. Rupanya, proses tersebut telah memakan waktu yang sangat panjang. Semoga artikel sains kali ini bisa menambah wawasan kamu, ya!

Baca Juga: Teori Bumi Datar Berasal dari Abad Pertengahan? Ini Penjelasannya!

Dahli Anggara Photo Verified Writer Dahli Anggara

Age quod agis...

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Ines Sela Melia

Berita Terkini Lainnya