Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Hewan Berani Melawan Predator dengan Menembakkan Lendir

5 Hewan Berani Melawan Predator dengan Menembakkan Lendir
Siput slug pisang (commons.wikimedia.org/Jonathon Coombes)
Intinya Sih
  • Beberapa hewan memiliki mekanisme pertahanan unik dengan menembakkan lendir untuk melawan predator, seperti hagfish, kelinci laut, siput slug pisang, slime star, dan clownfish.
  • Lendir yang dihasilkan berfungsi melumpuhkan atau menghalangi predator melalui efek licin, racun, iritasi kulit, hingga perlindungan dari sengatan anemon laut.
  • Kelima hewan tersebut tersebar di berbagai samudra dunia dan menunjukkan adaptasi luar biasa dalam mempertahankan diri tanpa bergantung pada kekuatan fisik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Di dunia terdapat jutaan hewan yang teridentifikasi. Diketahui banyak hewan yang cenderung pasrah saja ketika diserang dan kemudian, dimakan oleh predatornya. Di sisi lain banyak juga hewan memiliki mekanisme pertahanan secara alami yang beragam untuk menangkis serangan dari predator.

Contoh hewan: burung killdeer berpura-pura terluka agar melindungi telurnya dari predator. Ikan puffer menggembungkan duri tajam saat terancam. Kadal bertanduk texas menyemprotkan darah dari sudut mata ke arah predator. Kumbang bombardier menembakkan cairan kimia panas dari perutnya.

Omong-omong soal menembakkan predator dengan menggunakan zat, pembahasan kali ini adalah sekumpulan hewan yang memproduksi lendir menjijikkan sebagai upaya melawan predator. Mari simak apa saja hewan yang dimaksud.

1. Hagfish

Hagfish
Hagfish (commons.wikimedia.org/Arnstein Rønning)

Hagfish mampu menghasilkan lendir dalam bentuk gen kental dan bening yang padat terbuat dari gula dan protein. Ketika untaian protein ini bertemu dengan air asin, hagfish dapat mengembangkan lapisan lendir yang tebal, dikutip dari laman oceanconservancy.

Lendir sangat licin dan sulit dihapus oleh predator seperti hiu. Hewan ganas tersebut akan tersedak saat menyentuh lendir hagfish sehingga membuatnya menyerah. Hagfish adalah biota laut berbentuk belut yang hidup di dasar laut. Uniknya lagi, hagfish adalah ikan purba berusia sekitar 300 juta tahun.

2. Kelinci laut

Kelinci laut
Kelinci laut (commons.wikimedia.org/Brocken Inaglory)

Banyak predator ogah mendekati kelinci laut karena kelinci laut sudah siaga dengan mengeluarkan cairan putih kental berupa lendir. Hebatnya, lendir tersebut dapat menyebabkan iritasi kulit bagi predator yang terjebak saat hendak memangsa kelinci laut. Lendir ini dihasilkan dari alga yang dimakan diubah menjadi senyawa beracun.

Kelinci laut adalah hewan laut termasuk dalam famili siput laut atau lintah laut. Bagian atas tubuh kelinci laut berbentuk seperti tentakel yang menyerupai telinga panjang kelinci. Predator kelinci laut meliputi lobster, bintang laut, gastropoda dan kepiting, dilansir Animaldiversity.

3. Siput slug pisang

Siput slug pisang
Siput slug pisang (commons.wikimedia.org/Steven Pavlov)

Siput slug pisang memiliki lendir yang tebal dan lengket menyelimuti seluruh tubuhnya. Lendirnya ini mengandung bahan kimia. Ketika predator menyentuh siput ini, membuat lidahnya mati rasa dan sudah kehilangan mood mendekati siput tersebut. Hewan dimaksud seperti ular garter, bebek, rakun dan salamander.

Siput slug pisang membutuhkan banyak sekali air untuk menghasilkan lendir dalam jumlah besar. Lendirnya mendukung sebagian besar aktivitas siput untuk berkomunikasi dan membantunya untuk meluncur dengan mulus di medan yang kasar karena lendirnya bertindak sebagai pelumas.

4. Slime star

Slime star
Slime star (commons.wikimedia.org/U.S National Oceanic and Atmospheric Administration)

Slime star adalah spesies bintang laut termasuk dalam famili pterasteridae. Bintang laut tersebut memancarkan awan lendir transparan dan mengandung racun yang tebal dan besar. Mekanisme pertahanan ini ampuh terhadap bintang laut matahari sebagai predatornya.

Sebagian invertebrata diketahui beracun terhadap invertebrata lain jika diselimuti oleh awan lendir selama 24 jam. Slime star memiliki ukuran maksimum 24 cm dan memakan banyak hewan seperti spons, tunikata dan bivalvia atau kerang-kerangan. Lendir tersimpan di dalam tubuh bintang laut yang mengembang.

5. Clownfish

Clownfish
Clownfish (commons.wikimedia.org/محمد رسول باقریان)

Lapisan lendir clownfish membuatnya kebal terhadap sengatan mematikan dari anemon pemakan ikan. Hal ini memungkinkan clownfish bersembunyi di dalam anemon juga menghindari predator seperti ikan karang, belut, kerapu, Kakao bahkan ikan singa dan hiu. Lendir tersebut juga memberikan pelindungan pada kulit ikan dari patogen dan parasit.

Clownfish berwarna oranye terang dilengkapi tiga garis putih dengan panjang mencapai 4,3 inci. Fakta unik lain terungkap bahwa clownfish lahir sebagai jantan dan berganti kelamin menjadi betina ketika menjadi betina dominan dalam suatu kawanan.

Clownfish tinggal Laut Merah, Samudra Hindia dan Pasifik. Slime star tinggal di perairan Amerika Utara, Jepang dan Kepulauan Aleutian. Siput slug pisang tinggal di Samudra Pasifik dan sebagian Amerika Serikat. Kelinci laut tersebar di seluruh samudra di dunia. Hagfish juga tersebar di seluruh lautan dunia. Lendir para hewan ini tidak bekerja pada manusia, lho.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Science

See More