Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bahlil Ralat Kabar UEA Kirim 30 Juta Barel Minyak ke RI, Baru Potensi
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (IDN Times/Trio Hamdani)
  • Bahlil menyebut rencana pasokan minyak hingga 30 juta barel dari UEA masih dalam tahap penjajakan.

  • Kabar pengiriman minyak sebelumnya disampaikan Djoko setelah mendampingi Bahlil bertemu Duta Besar UEA.

  • Pertemuan itu juga membahas perkembangan FID proyek gas Mubadala Energy di Andaman, Aceh.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
September 2026

SKK Migas dan Mubadala Energy membahas percepatan Final Investment Decision proyek gas di Andaman, Aceh, dengan target pada September 2026.

Selasa (27/10/2026)

Djoko mendampingi Bahlil bertemu Duta Besar UEA. Dalam pertemuan itu, pemerintah UEA disebut berencana mengirim minyak mentah hingga 30 juta barel ke Indonesia.

Rabu (28/10/2026)

Bahlil menyebut rencana pasokan minyak dari UEA masih dalam tahap penjajakan dan belum dipastikan menjadi realisasi impor.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Rencana pasokan minyak mentah hingga 30 juta barel dari Uni Emirat Arab ke Indonesia masih dalam tahap penjajakan.
  • Who?
    Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, Duta Besar UEA, dan Mubadala Energy.
  • Where?
    Pernyataan Bahlil disampaikan di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta. Pertemuan dengan Duta Besar UEA berlangsung di Jakarta.
  • When?
    Bahlil menyampaikan pernyataan pada Rabu (28/10/2026), setelah informasi awal disampaikan Djoko pada Selasa (27/10/2026).
  • Why?
    Pasokan minyak tersebut masih dibahas melalui penjajakan, sehingga belum dipastikan berlanjut menjadi realisasi impor.
  • How?
    Rencana pasokan dibahas saat pertemuan Bahlil dengan Duta Besar UEA dan disebut akan dikirim tanpa biaya modal kerja serta biaya kapal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bahlil bilang minyak dari UEA sampai 30 juta barel belum pasti datang karena masih dibicarakan. Djoko sebelumnya mendapat kabar itu saat menemani Bahlil bertemu Duta Besar UEA. Mereka juga membahas proyek gas Mubadala di Aceh. Sekarang, rencana minyak itu masih dalam tahap penjajakan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rencana pasokan minyak dari UEA menunjukkan adanya pembahasan kerja sama energi yang berpotensi menyediakan hingga 30 juta barel. Informasi mengenai pengiriman tanpa biaya modal kerja dan biaya kapal juga menjadi sisi positif dalam rencana tersebut, meski Bahlil menegaskan semuanya masih berada pada tahap penjajakan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut rencana pasokan minyak hingga 30 juta barel dari Uni Emirat Arab (UEA) masih dalam tahap penjajakan. Dia belum memastikan rencana tersebut akan berlanjut menjadi realisasi impor.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil saat ditanya mengenai kabar pasokan minyak dari UEA yang sebelumnya diungkap Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto.

"Itu masih potensi ya. Belum, saya melakukan itu penjajakan-penjajakan, semuanya masih penjajakan ya," kata dia kepada jurnalis di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Rabu (28/10/2026).

1. Djoko sebut UEA akan kirim 30 juta barel minyak

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto. (IDN Times/Trio Hamdani)

Djoko menyampaikan pemerintah UEA berencana mengirim minyak mentah ke Indonesia hingga 30 juta barel. Informasi itu diaa peroleh saat mendampingi Bahlil bertemu dengan Duta Besar UEA pada Selasa (27/10/2026). Dia mengungkapkan informasi tersebut dalam acara FEED Completion Ceremony INPEX di Hotel The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place, Selasa (27/10/2026).

"Duta Besar Abu Dhabi menyampaikan bahwa pemerintah Uni Emirat Arab segera akan mengirim minyaknya ke Indonesia sampai dengan 30 juta barel," ujar Djoko.

2. Pengiriman minyak disebut tanpa biaya modal kerja

Ilustrasi kapal tanker yang berlayar di perairan terbuka (pexels.com/Alexander Bobrov)

Djoko menyebut rencana pasokan tersebut tidak memerlukan biaya modal kerja (working capital) dari Indonesia. Biaya pengangkutan menggunakan kapal juga disebut tidak dibebankan kepada Indonesia.

"Tanpa biaya, tanpa working capital, termasuk free kapalnya. Ini suatu kabar yang bagus juga buat kita," tuturnya.

3. Djoko dampingi Bahlil bertemu Dubes UEA dan Mubadala

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (IDN Times/Trio Hamdani)

Selain membahas pasokan minyak, pertemuan Bahlil dengan Duta Besar UEA juga dihadiri Presiden Direktur Mubadala Energy. Djoko turut mendampingi Bahlil dalam pertemuan tersebut. Mubadala melaporkan perkembangan keputusan investasi akhir atau Final Investment Decision (FID) proyek gas di Andaman, Aceh.

Salah satu proyek yang dikembangkan perusahaan energi asal Abu Dhabi itu adalah Lapangan Tangkulo di Blok South Andaman, lepas pantai Aceh. SKK Migas dan Mubadala Energy sebelumnya membahas percepatan FID proyek tersebut dengan target pada September 2026.

"Tadi mendampingi Menteri, menerima Duta Besar Abu Dhabi bersama Presiden Direktur Mubadala yang juga melaporkan salah satunya untuk FID dari proyek gas di Andaman di Aceh," kata Djoko.

Curated For You

Editorial Team

Related Article