Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Impor Minyak Rusia Berlanjut, Bahlil Siapkan Kontrak Jangka Panjang
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di JICC, Jakarta, Selasa (21/7/2026). (IDN Times/Trio Hamdani)
  • Indonesia melanjutkan impor minyak mentah dari Rusia setelah tahap pertama terlaksana dan tahap kedua berjalan.
  • Pemerintah menyiapkan kontrak jangka panjang serta menugaskan Lemigas menjalankan kontrak dan proses impor.
  • Prabowo Subianto mengamankan komitmen pasokan minyak Rusia hingga 150 juta barel untuk tahun ini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu (20/5/2026)

Hashim Djojohadikusumo mengatakan Indonesia akan memperoleh pasokan minyak dari Rusia hingga 150 juta barel untuk tahun ini.

Rabu (5/8/2026)

Bahlil Lahadalia mengatakan tahap kedua impor minyak Rusia sedang berjalan. Pemerintah akan menyiapkan kontrak jangka panjang setelahnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Indonesia melanjutkan impor minyak mentah dari Rusia; tahap pertama telah terlaksana dan tahap kedua sedang berjalan.
  • Who?
    Bahlil Lahadalia, Lemigas, Muhammad Iksan Kiat, Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, dan Vladimir Putin terlibat dalam keterangan serta proses terkait.
  • Where?
    Bahlil menyampaikan keterangan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Komitmen pasokan diperoleh setelah Prabowo bertemu Putin di Moskow.
  • When?
    Bahlil berbicara pada Rabu (5/8/2026). Hashim menyampaikan komitmen pasokan pada Rabu (20/5/2026).
  • Why?
    Pengadaan migas dijalankan untuk kepentingan nasional dan tambahan pasokan disebut menjaga ketersediaan minyak mentah serta produk minyak Indonesia tahun ini.
  • How?
    Impor dilakukan langsung melalui skema antarpemerintah atau G2G, dengan Lemigas ditugaskan melaksanakan kontrak dan proses impor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Indonesia membeli minyak dari Rusia. Tahap pertama sudah selesai dan tahap kedua sedang berjalan. Pak Bahlil bilang nanti ada kontrak jangka panjang. Lemigas diminta mengurus impor minyak dan memeriksa kualitasnya. Pak Prabowo juga punya komitmen pasokan minyak dari Rusia sampai 150 juta barel tahun ini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penugasan Lemigas untuk melaksanakan kontrak dan proses impor membuat pengadaan migas juga disertai tanggung jawab pemeriksaan kualitas minyak. Pelantikan Kepala Lemigas dan permintaan konsolidasi internal menempatkan pengadaan, produktivitas kerja, fungsi teknis, serta target kinerja dalam pelaksanaan yang sama.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Indonesia melanjutkan impor minyak mentah (crude oil) dari Rusia. Tahap pertama impor sudah terlaksana, sementara tahap kedua sedang berjalan. Setelah itu, pemerintah akan menyiapkan kontrak jangka panjang.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tidak merinci volume minyak yang sudah masuk pada tahap pertama. Dia mengaku tidak mengingat jumlahnya.

"Tahap dua lagi berjalan. Nanti kita bikin kontrak jangka panjang, ya," kata Bahlil kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

1. Bahlil lantik Kepala Lemigas sejalan dengan pengadaan minyak Rusia

ilustrasi ekspor minyak menggunakan kapal tanker (pexels.com/Alexander Bobrov)

Pemerintah melakukan impor minyak dari Rusia secara langsung melalui skema antarpemerintah (Government to Government/G2G). Pemerintah menugaskan Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) untuk melaksanakan kontrak dan proses impor tersebut.

Bahlil baru saja melantik Muhammad Iksan Kiat sebagai Kepala Lemigas setelah sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas (plt). Dia mendapat mandat menjalankan pengadaan migas untuk kepentingan nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Saudara Iksan ini sebagai Kepala Lemigas, yang kita tahu bersama bahwa Lemigas mendapat mandat dari pemerintah atas arahan Bapak Presiden untuk melakukan pengadaan migas ya, crude maupun LPG dalam kepentingan nasional," ujar Bahlil.

2. Kepala Lemigas diminta tingkatkan produktivitas

Uji Tera BBM di SPBU Pertamina. (Dok PPN Sumbagsel).

Selain menjalankan tugas pengadaan migas, Bahlil meminta Lemigas meningkatkan produktivitas kerja. Menurut dia, lembaga tersebut juga tetap bertanggung jawab memastikan kualitas minyak serta menjalankan fungsi teknis lainnya.

Oleh karena itu, dia meminta Kepala Lemigas segera melakukan konsolidasi internal agar target kinerja yang telah ditetapkan dapat berjalan sesuai rencana.

"Selain melakukan impor, dia juga kan harus mengecek kualitas dan segala macam. Jadi, silakan dia melakukan konsolidasi internal, dengan KPI-KPI (Key Performance Indicator/Indikator Kinerja Utama) yang tadi saya sampaikan, bahwa harus tetap berjalan, ya," tuturnya.

3. Prabowo kantongi komitmen pasokan 150 juta barel

Presiden Rusia, Vladimir Putin, menerima Presiden Prabowo Subianto di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin (13/4/2026) (dok. Sekretariat Presiden)

Sebelumnya, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto telah mengamankan komitmen pasokan minyak dari Rusia hingga 150 juta barel untuk tahun ini.

Komitmen tersebut diperoleh setelah Prabowo bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow. Menurut Hashim, tambahan pasokan itu akan menjaga ketersediaan minyak mentah dan produk minyak Indonesia sehingga kebutuhan energi nasional sepanjang tahun ini tetap terjamin.

"Indonesia akan memperoleh pasokan hingga 150 juta barel untuk tahun ini. Hal itu akan membuat pasokan minyak mentah dan produk minyak Indonesia aman dan terjamin sepanjang tahun ini," kata Hashim di ICE BSD, Rabu (20/5/2026).

Curated For You

Editorial Team

Related Article