Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Luhut Sarankan Prabowo Benahi Pengadaan BBM untuk Cegah Kelangkaan

2 min read
Luhut Sarankan Prabowo Benahi Pengadaan BBM untuk Cegah Kelangkaan
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Anggota DEN. (YouTube/Sekretariat Presiden)
  • DEN menyiapkan usulan pembenahan pengadaan BBM kepada Prabowo untuk mengurangi risiko kelangkaan secara nasional.

  • Pemerintah mempertahankan harga BBM bersubsidi hingga 31 Desember 2026 demi menjaga daya beli masyarakat.

  • Strategi fiskal dan perbaikan jangka panjang dibahas agar harga BBM terjaga serta subsidi energi lebih tepat sasaran.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Dewan Ekonomi Nasional menyiapkan usulan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk membenahi ekosistem pengadaan bahan bakar minyak (BBM). Langkah itu ditujukan untuk mengurangi risiko kelangkaan BBM secara nasional.

Usulan tersebut disiapkan berdasarkan pengalaman dan hasil studi yang telah dilakukan DEN. Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan hal itu usai rapat bersama Prabowo dan timnya, serta sejumlah menteri terkait di Istana Kepresidenan.

"Dengan pengalaman yang ada studi yang dilakukan sehingga dengan demikian akan mengurangi kemungkinan-kemungkinan terjadinya kelangkaan secara nasional," kata Luhut dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/10/2026).

  1. 1. DEN nilai kebijakan jaga harga BBM subsidi sudah tepat

    Ilustrasi BBM Pertalite. (Dok. Pertamina)
    Ilustrasi BBM Pertalite. (Dok. Pertamina)

    Sekretaris Eksekutif DEN Septian Hario Seto menyampaikan pihaknya juga membahas kajian mengenai BBM. DEN menilai langkah pemerintah menjaga harga BBM bersubsidi sudah tepat, terutama untuk mempertahankan daya beli masyarakat.

    Pemerintah sebelumnya telah memutuskan untuk mempertahankan harga BBM bersubsidi, yakni Pertalite dan biosolar hingga 31 Desember 2026. Kebijakan tersebut diputuskan di tengah lonjakan harga minyak mentah dunia.

    "Kami menyampaikan kepada Bapak Presiden bahwa langkah pemerintah untuk menjaga harga BBM bersubsidi ini sudah tepat, terutama untuk menjaga daya beli masyarakat saat ini," ujar Seto.

  2. 2. DEN bahas strategi fiskal agar harga BBM terjaga hingga akhir tahun

    c3cd62c9-7c25-4694-9fe8-3260d44f184d.jpeg
    Ilustrasi SPBU Pertamina. (dok. Pertamina Retail)

    DEN juga membahas sejumlah strategi fiskal yang dapat dilakukan pemerintah melalui Kementerian Keuangan dengan dukungan Danantara. Strategi tersebut ditujukan untuk menjaga harga BBM hingga akhir 2026 tanpa mengabaikan keberlanjutan fiskal.

    Pembahasan tersebut menjadi bagian dari kajian DEN mengenai kebijakan BBM dan langkah yang dapat ditempuh pemerintah untuk mempertahankan harga bahan bakar bersubsidi.

    "Jadi tadi kami juga mendiskusikan beberapa strategi fiskal yang bisa dilakukan oleh pemerintah, Kementerian Keuangan dan juga dibantu Danantara untuk memastikan bahwa harga BBM ini tetap bisa dijaga sampai dengan akhir tahun dan fiskalnya juga tetap sustainable," tuturnya.

  3. 3. DEN dorong subsidi energi lebih tepat sasaran

    PT Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran Pertalite terus dilakukan sesuai penugasan yang diberikan Pemerintah. (Dok. Pertamina)
    PT Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran Pertalite terus dilakukan sesuai penugasan yang diberikan Pemerintah. (Dok. Pertamina)

    Selain menjaga harga BBM, DEN juga membahas perbaikan jangka panjang agar subsidi energi lebih tepat sasaran. Perbaikan tersebut menjadi salah satu hal yang disampaikan kepada Prabowo dalam rapat tersebut.

    "Beberapa perbaikan-perbaikan jangka panjang yang bisa dilakukan tadi untuk kita bisa membuat subsidi energi ini bisa menjadi lebih tepat sasaran," kata dia.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More