Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Kincir Angin

[PUISI] Kincir Angin
ilustrasi kincir angin (pexels.com/Kindel Media)
Share Article

Senyap padang yang letih
Sayap-sayap menari layaknya doa
Yang tak pernah puas menembus langit
Siap bertarung sengit

Memutar waktu, memelintir memori buruk
Kadang berderit seperti sumpah serapah
Yang memang menunggu tumpah
Memberantas opini sampah

Bak romansa kincir angin
Mencari rumah dalam badai
Sebab dalam setiap putaran yang lirih
Doa melaju tanpa letih

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
[PUISI] Izinkanlah Aku

[PUISI] Izinkanlah Aku

22 Nov 2025, 05:15 WIB
[PUISI] Kehilangan Makna

[PUISI] Kehilangan Makna

20 Nov 2025, 18:57 WIB
Editorial Team