Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Nama Tak Terduga yang Kau Sebut di Nafas Terakhir

ilustrasi bayangan (pexels.com/ThisIsEngineering)
ilustrasi bayangan (pexels.com/ThisIsEngineering)

Aku payah
Melupakanmu yang tak pernah singgah

Benar lelah, kamu tahu?
Namamu setia menghantui
Tanpa merasa salah

Entah kenapa
Kita ditakdirkan kenal,
jika hanya untuk berakhir kecewa

Datangmu lagi dengan segudang praduga
Membuatku menjadi tersangka
Atas nama ego

Kamu pergi lagi
Tak cuma ribuan kilometer
Apalagi status yang tak mungkin
Membuat kita bersama

Habis sudah,
kisah dan perjuangan
Berdendang tak beratur
Pulanglah dengan damai

Atas nama yang tak sengaja
Kamu sebut ini memaafkan
Berterimakasih menjadi bagian cerita,
yang tak pernah rampung

Aku mengerti sekarang,
tak setiap tanya,
butuh jawab

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atul Hamdalah
EditorAtul Hamdalah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Tuan Bersimpuh Letih

03 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi menikmati senja

[PUISI] Mengulang Senja

03 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi ibu dan anak

[Puisi] Seribu wajah ibu

02 Jan 2026, 20:07 WIBFiction
ilustrasi perempuan di bangunan terbengkalai seorang diri

[PUISI] Dialog Tak Bernada

02 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi wanita bahagia

[PUISI] Utuh Setelah Retak

31 Des 2025, 07:15 WIBFiction
ilustrasi memegang uang

[PUISI] Semburat Nafsu

31 Des 2025, 05:04 WIBFiction