Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apakah Kimpul dan Gembili itu Sama?
Potret gembili (commons.wikipedia.org/Hungda)
  • Kimpul ramai di media sosial setelah kreator TikTok asal Bantul membagikan beragam olahan kekinian, dari mashed kimpul hingga dumpling lasagna.
  • Kimpul dan gembili berasal dari tanaman berbeda: kimpul keluarga talas (Xanthosoma sagittifolium), sedangkan gembili keluarga yam atau ubi rambat (Dioscorea esculenta).
  • Kimpul umumnya lebih besar, lembut, pulen, dan bercita rasa netral; gembili lebih kecil, bergerombol, kenyal-padat, serta lebih manis dengan aroma umbi kuat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Belakangan ini, kimpul mendadak ramai menghiasi linimasa media sosial hingga sempat menjadi trending topic di platform X. Warganet pun penasaran dengan umbi lokal yang satu ini setelah kreator TikTok asal Bantul, Jawa Tengah, akun @black.sheep8208, rutin membagikan kreasi makanan kekinian berbahan dasar kimpul.

Di antaranya seperti mashed kimpul, kimpuljeon, potato au gratin, arancini, seblak, hingga dumpling lasagna. Semuanya berhasil menarik jutaan penonton, sekaligus membuat banyak orang bertanya-tanya seperti apa sebenarnya kimpul.

Di tengah popularitas tersebut, tak sedikit pula yang mengira kimpul adalah gembili. Padahal, keduanya memiliki sejumlah perbedaan yang cukup mencolok. Berikut perbedaan kimpul dan gembili yang harus kamu tahu.

1. Berasal dari tanaman yang berbeda

Sekilas, kimpul dan gembili memang sama-sama termasuk kelompok umbi-umbian. Namun, keduanya berasal dari tanaman yang berbeda.

Kimpul merupakan umbi dari keluarga talas (Araceae), dengan nama ilmiah Xanthosoma sagittifolium. Tanaman ini memiliki daun yang lebar menyerupai talas dan banyak dibudidayakan di berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, gembili berasal dari keluarga ubi rambat atau yam (Dioscoreaceae) dengan nama ilmiah Dioscorea esculenta. Tanamannya tumbuh merambat dan menghasilkan umbi di dalam tanah.

2. Bentuk dan ukuran umbinya tidak sama

Perbedaan paling mudah dikenali ada pada bentuk umbinya. Kimpul umumnya berukuran lebih besar dengan bentuk membulat hingga lonjong. Kulitnya berwarna cokelat muda dan teksturnya agak kasar.

Sebaliknya, gembili berukuran jauh lebih kecil, berbentuk lonjong memanjang, dan seringkali tumbuh bergerombol dalam satu rumpun. Ukurannya bahkan hanya sebesar telur ayam atau sedikit lebih kecil.

3. Tekstur setelah dimasak juga berbeda

Potret kimpul (unsplash.com/Daniel Dan)

Saat diolah, tekstur kedua umbi ini memberikan sensasi yang berbeda. Tekstur kimpul lebih lembut, pulen, dan sedikit bertepung, sehingga cocok dijadikan pengganti kentang dalam berbagai hidangan modern maupun tradisional.

Sementara itu, tekstur gembili lebih kenyal dan padat. Ketika direbus, dagingnya tetap terasa sedikit liat, sehingga banyak orang menyukainya sebagai camilan sederhana tanpa tambahan bumbu berlebihan.

4. Rasanya sama-sama manis, tetapi karakternya berbeda

Meski sama-sama memiliki rasa manis alami, karakter rasanya tidak benar-benar sama. Kimpul cenderung memiliki rasa yang lebih netral dengan sedikit aroma khas talas. Oleh karena itu, umbi ini mudah dipadukan dengan berbagai bumbu gurih maupun manis.

Di sisi lain, gembili memiliki rasa yang lebih manis alami dengan aroma umbi yang cukup kuat. Tak heran jika gembili sering dinikmati cukup dengan cara direbus atau dikukus.

Jadi, kimpul dan gembili bukanlah jenis umbi yang sama. Meski sama-sama merupakan pangan lokal yang bergizi dan telah lama dikonsumsi masyarakat Indonesia, keduanya berasal dari tanaman yang berbeda serta memiliki bentuk, tekstur, rasa, hingga karakter olahan yang tidak sama.

Popularitas kimpul di media sosial juga menjadi pengingat bahwa masih banyak bahan pangan lokal yang sebenarnya tak kalah menarik untuk diolah menjadi berbagai hidangan kekinian. Apakah kamu sudah pernah mencicipi kimpul dan gembili? Bagikan pendapatmu di kolom komentar, ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article