Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

9 Cara Mengatasi Sesak Napas Tanpa Obat, Gampang Banget!

9 Cara Mengatasi Sesak Napas Tanpa Obat, Gampang Banget!
healthline.com
Share Article

Sebenarnya, ada beragam cara yang bisa kamu lakukan untuk meredakan sesak napas. Kamu bisa melakukannya sendiri di rumah. Hanya saja, perlu digarisbawahi bahwa cara ini bukan berarti menyembuhkan penyakitnya. Untuk itu, kamu perlu berkonsultasi dengan dokter.

Sesak napas atau dyspnea terjadi saat kamu kesulitan bernapas karena kurangnya pasokan oksigen ke dalam tubuh. Hal tersebut terjadi saat bagian-bagian tubuhmu bekerja ekstra untuk bernapas, seperti paru-paru, otot dinding dalam, dan diafragma. Dilansir dari Healthline, saat sesak napas terjadi, kamu bisa mengatasinya dengan 9 cara sederhana berikut ini.

  1. 1. Bernapas dengan mengerucutkan bibir

    alotabouthealth.com
    alotabouthealth.com

    Dengan teknik ini, kamu bisa memperlambat laju napasmu. Selain itu, kamu bisa bernapas lebih dalam. Kamu bisa melakukannya dengan cara bernapas biasa lewat hitung dalam dua hitungan. Selanjutnya, buang napas melalui bibir yang telah dikerucutkan hingga hitungan ke empat.

  2. 2. Duduk dengan posisi condong ke depan sembari agak membungkuk

    enlighten-wellness.com
    enlighten-wellness.com

    Duduk terbukti akan membuatmu lebih mudah bernapas karena posisi tersebut membuatmu lebih relaks. Caranya, duduklah dengan kaki menapak lantai. Condongkan dada ke depan dengan siku di lutut atau tahan dagu dengan tangan. Pastikan otot bahu dan leher tetap relaks.

  3. 3. Berdiri sembari bersandar pada dinding

    edinstvennaya.ua
    edinstvennaya.ua

    Cara ini akan merelakskan tubuh dan melancarkan pernapasanmu. Berdirilah dengan kaki terbuka selebar bahu dan letakkan kedua tangan di pahamu. Relakskan badan dan condongkan badan ke depan. Kamu pun bisa menumpukan tanganmu pada meja agar otot bahu dan leher tetap relaks.

  4. 4. Berbaringlah dengan posisi relaks

    globalnews.ca
    globalnews.ca

    Berbaringlah terlentang dengan kepala ditinggikan dengan bantal. Taruh pula bantal di lututmu. Usahakan punggung tetap lurus. Dengan begitu, jalan napasmu akan lebih lancar.

  5. 5. Pernapasan diafragma

    healthline.com
    healthline.com

    Pernapasan ini bisa kamu lakukan dengan cara duduk di kursi. Relakskan kepala, leher, bahu, dan lutut. Coba taruh satu tanganmu di perut dan satunya lagi di dada. Bernapaslah melalui hidung dan rasakan napas bergerak di perutmu. Embuskan napas hingga otot perut mengencang. Lakukan melalui mulut yang mengerucut. Beri tekanan lebih saat mengembuskannya. Meski begitu, lakukan embusan dalam waktu yang lama.

  6. 6. Batuk yang dikontrol

    shape.com.sg
    shape.com.sg

    Batuk yang dikontrol bisa menyingkirkan lendir yang ada di tenggorokan dan sekitar paru-parumu. Dengan begitu, kamu bisa bernapas lebih lancar.

  7. 7. Gunakan kipas angin

    knightplumbing.ca
    knightplumbing.ca

    Udara sejuk yang diembuskan pada kipas angin bisa meredakan sesak napasmu. Kamu cukup menyalakan kipas angin dan bernapaslah. Meski begitu, pastikan kipas anginmu bersih, ya.

  8. 8. Minum kopi

    ilustrasi minum kopi yang mengandung kafein dapat sebabkan tangan gemetar (psypost.org)
    ilustrasi minum kopi yang mengandung kafein dapat sebabkan tangan gemetar (psypost.org)

    Ternyata, kopi juga bermanfaat untuk melemaskan otot-otot pada saluran napas pada penderita asma. Kamu bisa mengonsumsi kopi dengan secukupnya.

  9. 9. Cari udara bersih dan hindari paparan asap rokok

    unsplash/Janko Ferlič
    unsplash/Janko Ferlič

    Buat kamu yang pecandu rokok, cobalah untuk kurangi atau bahkan berhenti. Bernapas di udara yang bersih juga bisa melancarkan napasmu.

    IDN Times/Sukma Shakti
    IDN Times/Sukma Shakti

    Itulah 9 cara mengatasi sesak nafas yang bisa kamu lakukan tanpa harus mengonsumsi obat. Selain cara-cara di atas, kamu pun perlu menjaga pola hidup sehat. Salah satunya dengan menurunkan berat badan karena badan gemuk terbukti membuat saluran napasmu menjadi lebih sempit. Sementara, untuk penyembuhan dan pengobatan, kamu pun perlu berkonsultasi dengan dokter, ya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More