“Seven Types of Dates.” Bateel. Diakses Februari 2026.
“How Many Dates Should You Eat a Day?” MedicineNet. Diakses Februari 2026.
“Two Dates a Day for Health Benefits.” Verywell Health. Diakses Februari 2026.
“Why Not Too Many Dates to Eat.” Verival Nutrition Blog. Diakses Februari 2026.
“Dates: Nutrition, Benefits, and Healthy Facts.” Medical News Today. Diakses Februari 2026.
“Dates Nutrition Facts, Calories, and Their Health Benefits.” Verywell Fit. Diakses Februari 2026.
Apakah Kurma Mengandung Gula? Ini Penjelasannya!

- Kurma memiliki lebih dari 100 varietas dengan ciri khas warna, ukuran, dan rasa berbeda; varietas populer antara lain kurma ajwa dari Madinah dan kurma medjool yang banyak dikonsumsi di Indonesia.
- Kandungan gula alami dalam kurma berkisar 4,5–5 gram per buah, terdiri dari fruktosa, glukosa, dan sukrosa yang mudah diserap tubuh serta menjadi sumber energi cepat saat berbuka puasa.
- Kurma mengandung serat, kalium, magnesium, dan antioksidan bermanfaat; idealnya dikonsumsi 3–5 buah per hari agar tetap sehat tanpa memicu risiko bagi penderita ginjal atau diabetes.
Kurma menjadi makanan yang wajib ada saat bulan Ramadan. Bisa dibilang, Ramadan akan terasa kurang lengkap jika kita gak mengkonsumsi kurma saat berbuka puasa. Pasalnya, berbuka dengan kurma bukan sekedar tradisi semata, melainkan sunnah dari Rasulullah SAW.
Biasanya kurma dikonsumsi dalam jumlah ganjil antara 3-5 buah. Rasanya yang manis, bisa mengembalikan energi kita dengan cepat setelah seharian berpuasa. Namun di sisi lain, manisnya kurma juga menimbulkan pertanyaan, apakah kurma mengandung gula? Jika iya, berapa banyak kandungan gulanya? Berikut penjelasannya!
1. Kurma terdiri lebih dari 100 varietas

Orang mengenal kurma sebagai buah kecil lengket berwarna coklat gelap. Beberapa kurma juga memiliki warna coklat keemasan. Nyatanya warna maupun ukuran kurma merupakan ciri khas untuk setiap varietas. Dilansir Bateel, kurma terdiri lebih dari 100 varietas. Buah ini diyakini sudah ada sejak zaman prasejarah, dan dibudidayakan sejak 8.000 tahun yang lalu. Meski sekilas sama, setiap varietas memiliki ciri khas masing-masing yang membuatnya bisa dibedakan dari varietas yang lain.
Dari sekian banyak varietas, kurma ajwa merupakan kurma yang paling populer. Kurma ajwa berasal dari Kota Madinah, dan menjadi satu-satunya kurma yang didoakan oleh Nabi Muhammad SAW. Kurma varietas ini memiliki tekstur seperti buah plum kering, dan warna kehitaman. Tekstur dagingnya lembut dengan tingkat kemanisan sedang. Kurma lain yang gak kalah populer adalah kurma medjool yang merupakan varietas paling populer di Indonesia. Kurma satu ini memiliki kulit luar tebal, berukuran besar, dan berwarna coklat tua.
2. Apakah kurma mengandung gula?

Kurma memiliki rasa yang manis, jadi hampir mustahil rasanya jika kurma gak mengandung gula. Sebaliknya, buah satu ini termasuk salah satu buah yang memiliki kandungan gula tinggi dibandingkan dengan nilai gizi lainnya. Dilansir Very Well Fit, kandungan gula pada kurma berkisar antara 4,5-5 gram per buah tergantung pada varietas dan ukurannya. Sebagian besar rasa manis pada kurma, berasal dari fruktosa yang memiliki rasa manis dua kali lipat dari glukosa.
Fruktosa sendiri adalah gula sederhana yang secara alami terdapat pada buah. Selain gula alami dalam bentuk fruktosa, kurma juga mengandung glukosa dan sukrosa. Lagi-lagi, kandungan gula ini merupakan komponen alami pada buah dan mudah diserap oleh tubuh.
3. Berapa jumlah konsumsi kurma yang ideal?

Sama seperti kebanyakan buah lainnya, kurma juga mengandung sejumlah nutrisi yang baik untuk tubuh. Dilansir Medicinet, kurma mengandung nutrisi seperti serat dalam jumlah kecil, karbohidrat, protein, zat besi, folat, lemak, magnesium, dan kalium dalam jumlah tinggi. Dengan nutrisinya ini, kurma memiliki beberapa manfaat kesehatan. Mulai dari indeks glikemik rendah yaitu 43-55 yang membuat peningkatan kadar gula darah lebih sedikit, serat yang mampu menurunkan risiko penyakit jantung, antioksidan yang ampuh melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas, hingga meningkatkan bakteri baik di usus dan menjaga pencernaan agar tetap sehat.
Namun sesehat apa pun kurma, jika dikonsumsi secara berlebihan juga gak baik. Kurma sebaiknya dikonsumsi antara 3-5 buah per harinya. Namun itu semua kembali ke kondisi kesehatan masing-masing. Mengingat kurma memiliki kandungan kalium yang cukup tinggi, buah ini kurang baik untuk penderita penyakit ginjal. Selain itu, para penderita diabetes juga sebaiknya berhati-hati dan mengutamakan konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi kurma. Terakhir, konsumsi kurma terlalu berlebihan juga bisa memicu alergi yang ditandai dengan sejumlah gejala seperti kembung, sakit perut, diare, hingga ruam di kulit.
Kurma memang mengandung gula dalam jumlah cukup tinggi. Namun jenisnya tentu berbeda dengan gula yang ada pada dessert atau makanan olahan. Kandungan gula dalam kurma justru merupakan gula alami yang bisa diserap tubuh sehingga masih aman dikonsumsi, selama jumlahnya gak berlebihan.
Referensi



![[QUIZ] Cara Kamu Ngemil di Kantor Ungkap Risiko Kesehatanmu](https://image.idntimes.com/post/20250528/pexels-tima-miroshnichenko-7046987-67104491522800a41320892f42e2df36-f4af38417973c0b7e31a66a16d8b1688.jpg)









![[QUIZ] Kami Bisa Tebak Alasan Sebenarnya Kamu Sering Skip Lari](https://image.idntimes.com/post/20250526/screenshot-2025-05-26-202731-729cf6c4f291ffce1d7960e8c2669322-7422b41e54400dd88dbc0d0b616d345d.png)



![[QUIZ] Kami Bisa Tebak Kondisi Mentalmu dari Musik Kamu Sebelum Tidur](https://image.idntimes.com/post/20250531/happy-young-woman-listening-music-bed-23-2147987843-d1d5b73e706dec953faaf651f6eb0051-040c38836cbed3098e7d1f34d34544ca.jpg)

