Apakah kamu suka lari dan fokus pada menambah mileage, mengejar pace, atau memperbaiki cadence? Itu semua bagus, tetapi jangan lupa kalau tubuh juga butuh fondasi kekuatan untuk mendukung semua itu. Jika tidak, bukan tidak mungkin kamu merasa lari stagnan, mudah pegal, atau mulai mengalami nyeri berulang di lutut, pinggul, dan betis.
Penelitian olahraga makin konsisten menunjukkan bahwa latihan kekuatan (strength training) bukan lagi pelengkap, melainkan bagian penting dari performa dan pencegahan cedera pada pelari. Latihan kaki yang tepat membantu tubuh menyerap benturan, menjaga stabilitas, dan mempertahankan efisiensi langkah ketika tubuh mulai lelah. Dan menariknya, latihan terbaik untuk pelari tidak selalu berarti mengangkat beban seberat mungkin.
