Kalau berat badan kamu memang perlu diturunkan karena alasan kesehatan, perubahan komposisi tubuh dapat ikut memengaruhi performa. Namun, tubuh kurus bukan syarat kamu bisa pull-up.
Cara lain untuk meningkatkan strength-to-mass ratio adalah membuat sisi strength-nya makin besar.
Latihan yang memperkuat pola menarik tubuh bagian atas dapat membantu. Penelitian terbaru menunjukkan delapan minggu latihan lat pulldown dapat meningkatkan kekuatan dan daya tahan pull-up pada laki-laki usia kuliah.
Program latihan dapat mencakup assisted pull-up, lat pulldown, row, scapular pull-up, latihan fase negatif, serta latihan grip. Bantuan dari resistance band atau assisted machine kemudian dapat dikurangi sedikit demi sedikit ketika tubuh semakin kuat.
Jadi, berat badan memang berpengaruh terhadap pull-up karena setiap kilogram tubuh ikut naik ketika tangan menarik tubuh menuju palang. Namun, itu bukan satu-satunya penentu. Yang akhirnya menentukan adalah keseimbangan antara beban tubuh yang harus diangkat dan kemampuan otot menghasilkan gaya—alias kekuatan relatif.
Referensi
Miguel Sánchez-Moreno, Fernando Pareja-Blanco, David Díaz-Cueli, and Juan J. González-Badillo, “Determinant Factors of Pull-Up Performance in Trained Athletes,” Journal of Sports Medicine and Physical Fitness 56, nos. 7–8 (2016): 825–833.
Sean P. Flanagan, Paul M. Vanderburgh, S. G. Borchers, and C. D. Kohstall, “Training College-Age Women to Perform the Pull-Up Exercise,” Research Quarterly for Exercise and Sport 74, no. 1 (2003): 52–59, https://doi.org/10.1080/02701367.2003.10609064.
Qian Wang, Jing Qian, Hui Pan, and Qiang Ju, “Relationship between Body Composition and Upper Limb Physical Fitness among Chinese Students: 4-Year Longitudinal Follow-Up and Experimental Study,” Frontiers in Physiology 14 (2023): 1104018, https://doi.org/10.3389/fphys.2023.1104018.
Hongtao Li et al., “Eight-Week Lat Pull-Down Resistance Training with Joint Instability Leads to Superior Pull-Up Endurance Performance and Reduced Antagonist Coactivation in Recreationally Active Male College Students,” European Journal of Sport Science 25 (2025).