Saat melakukan pull-up, otot punggung, lengan, bahu, dan otot pendukung lainnya harus menghasilkan gaya yang cukup untuk mengangkat tubuh melawan gravitasi.
Sederhananya, orang dengan berat 70 kilogram harus memindahkan massa yang lebih besar dibanding orang berbobot 60 kilogram. Jika kekuatan menarik keduanya sama, orang dengan berat tubuh lebih rendah umumnya memiliki keuntungan.
Menurut penelitian terhadap 25 laki-laki terlatih, jumlah pull-up memiliki hubungan negatif dengan berat badan, massa lemak, dan bahkan massa bebas lemak. Peserta yang mampu melakukan lebih banyak pull-up juga cenderung memiliki berat badan lebih rendah dan kekuatan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan berat tubuhnya.
Menariknya, peserta dengan berat badan dan massa bebas lemak lebih tinggi justru mampu mengangkat beban absolut lebih besar dalam tes lat pulldown satu repetisi maksimum.
Dari situ terlihat bahwa seseorang bisa lebih kuat secara absolut, tetapi belum tentu lebih baik dalam mengangkat berat tubuhnya sendiri.