ilustrasi menyimpan makanan (vecteezy.com/condrea.dragos8874)
Kalau makanan masih berbau normal tetapi sudah lama berada di luar kulkas, waktu dan suhu penyimpanannya lebih penting untuk diperiksa. Makanan matang yang mudah rusak sebaiknya segera dimasukkan ke kulkas setelah selesai dimakan atau disiapkan untuk disimpan. makanan yang mudah rusak tidak dibiarkan pada suhu ruang lebih dari dua jam, atau satu jam jika suhu lingkungan berada di atas 32 derajat Celsius.
Cara memasaknya juga perlu diperhatikan, terutama untuk ayam, daging, telur, dan makanan laut. Gunakan peralatan yang bersih, pisahkan bahan mentah dari makanan matang, lalu masak makanan sampai mencapai tingkat kematangan yang sesuai. Kalau makanan sudah disimpan terlalu lama atau kamu tidak tahu bagaimana makanan tersebut ditangani sebelumnya, membuangnya lebih aman daripada mencoba mencicipinya sedikit untuk memastikan rasanya.
Makanan yang aman bukan ditentukan dari aromanya saja. Waktu makanan berada di suhu ruang, cara penyimpanan, kebersihan saat mengolah, serta tingkat kematangannya memberikan petunjuk yang jauh lebih berguna saat menentukan apakah makanan masih layak dimakan. Kebiasaan mengecek hal-hal tersebut bisa membantu mengurangi risiko keracunan meskipun makanan tidak menunjukkan tanda-tanda basi.
Referensi
"Debunking the Myth: Why Look, Smell, and Taste Aren’t Enough for Food Safety." FCS. Diakses pada September 2026.
"Food Safety Myths." Washington State Department of Health. Diakses pada September 2026.