ilustrasi perempuan melakukan pull-up (unsplash.com/Martine Jacobsen)
Pull-up merupakan keterampilan spesifik. Lat pulldown memang melatih pola menarik yang serupa, tetapi tubuh berada dalam posisi stabil sementara beban bergerak. Pada pull-up, tangan justru menjadi titik tetap dan seluruh tubuh harus bergerak. Tubuh perlu mengoordinasikan grip, siku, bahu, tulang belikat, batang tubuh, dan kaki sekaligus.
Studi yang membandingkan kekuatan lat pulldown dan pull-up pada laki-laki dan perempuan juga menunjukkan keduanya tidak identik. Hubungan antara kekuatan maksimal pada kedua gerakan bahkan tidak terlalu kuat pada peserta perempuan.
Karena itu, untuk bisa pull-up, kamu bukan cuma butuh lat pulldown, tetapi juga latihan menarik tubuh sendiri secara progresif—misalnya assisted pull-up, eccentric pull-up, dan akhirnya pull-up tanpa bantuan—bersamaan dengan peningkatan kekuatan tubuh bagian atas.
Pull-up memang secara rata-rata lebih menantang bagi perempuan karena tuntutan gerakannya bertemu dengan perbedaan fisiologis pada massa dan kekuatan otot tubuh bagian atas. Namun, sulit bukan berarti tidak bisa. Pull-up pada akhirnya adalah kombinasi antara kekuatan relatif, komposisi tubuh, koordinasi, dan latihan yang spesifik.
Referensi
James L. Nuzzo, “Narrative Review of Sex Differences in Muscle Strength, Endurance, Activation, Size, Fiber Type, and Strength Training Participation Rates, Preferences, Motivations, Injuries, and Neuromuscular Adaptations,” Journal of Strength and Conditioning Research 37, no. 2 (2023): 494–536, https://doi.org/10.1519/JSC.0000000000004329.
S. P. Flanagan, P. M. Vanderburgh, S. G. Borchers, and C. D. Kohstall, “Training College-Age Women to Perform the Pull-Up Exercise,” Research Quarterly for Exercise and Sport 74, no. 1 (2003): 52–59, https://doi.org/10.1080/02701367.2003.10609064.
Ian Janssen, Steven B. Heymsfield, ZiMian Wang, and Robert Ross, “Skeletal Muscle Mass and Distribution in 468 Men and Women Aged 18–88 Yr,” Journal of Applied Physiology 89, no. 1 (2000): 81–88, https://doi.org/10.1152/jappl.2000.89.1.81.
Takashi Abe, “Skeletal Muscle Size Distribution in Large-Sized Male and Female Athletes,” American Journal of Human Biology 33, no. 2 (2021): e23473, https://doi.org/10.1002/ajhb.23473.
Sandra K. Hunter et al., “The Biological Basis of Sex Differences in Athletic Performance: Consensus Statement for the American College of Sports Medicine,” Medicine & Science in Sports & Exercise 55, no. 12 (2023): 2328–2360, https://doi.org/10.1249/MSS.0000000000003300.
Brandon M. Roberts, Greg Nuckols, and James W. Krieger, “Sex Differences in Resistance Training: A Systematic Review and Meta-Analysis,” Journal of Strength and Conditioning Research 34, no. 5 (2020): 1448–1460, https://doi.org/10.1519/JSC.0000000000003521.
Daniel C. Johnson et al., “Relationship of Lat-Pull Repetitions and Pull-Ups to Maximal Lat-Pull and Pull-Up Strength in Men and Women,” Journal of Strength and Conditioning Research 23, no. 3 (2009): 1022–1028, https://doi.org/10.1519/JSC.0b013e3181a2d7f5.