ilustrasi latihan kekuatan (unsplash.com/Meghan Holmes)
Kalau kamu mau mulai merutinkan latihan kekuatan, berikut tips memulainya:
Mulai dengan berat ringan dan teknik benar. Teknik lebih penting daripada beban.
Fokus pada gerakan dasar: squat, push, pull, hinge, dan core.
Latih seluruh tubuh 2–3 kali per minggu.
Berikan waktu pemulihan minimal 48 jam untuk kelompok otot yang sama.
Jika memiliki penyakit jantung atau kondisi medis tertentu, konsultasikan dengan dokter sebelum memulai program intensitas sedang–tinggi.
Pendekatan bertahap lebih aman dan berkelanjutan daripada langsung mengejar beban berat.
Ternyata, latihan kekuatan berperan langsung dalam menurunkan risiko penyakit jantung, mengontrol tekanan darah, memperbaiki metabolisme glukosa, serta mengurangi inflamasi.
Menjaga jantung tetap sehat tidak harus selalu identik dengan olahraga kardio. Terkadang, beberapa set latihan beban setiap minggu sudah cukup memberi dampak bermakna bagi kesehatan jangka panjang. Tubuh yang lebih kuat sering kali berarti sistem kardiovaskular yang lebih tangguh.
Referensi
Momma H, Kawakami R, Honda T, et al. "Muscle-strengthening activities are associated with lower risk and mortality in major non-communicable diseases: a systematic review and meta-analysis of cohort studies." British Journal of Sports Medicine 2022;56:755-763.
J. R Ruiz et al., “Association Between Muscular Strength and Mortality in Men: Prospective Cohort Study,” BMJ 337, no. jul01 2 (July 1, 2008): a439, https://doi.org/10.1136/bmj.a439.
Véronique A. Cornelissen et al., “Impact of Resistance Training on Blood Pressure and Other Cardiovascular Risk Factors,” Hypertension 58, no. 5 (September 7, 2011): 950–58, https://doi.org/10.1161/hypertensionaha.111.177071.
"American Heart Association Recommendations for Physical Activity in Adults and Kids." American Heart Association. Diakses Februari 2026.
Daniel Umpierre, “Physical Activity Advice Only or Structured Exercise Training and Association With HbA1cLevels in Type 2 Diabetes,” JAMA 305, no. 17 (May 3, 2011): 1790, https://doi.org/10.1001/jama.2011.576.
Cleiton Augusto Libardi et al., “Effect of Resistance, Endurance, and Concurrent Training on TNF-α, IL-6, and CRP,” Medicine & Science in Sports & Exercise 44, no. 1 (June 23, 2011): 50–56, https://doi.org/10.1249/mss.0b013e318229d2e9.
“WHO Guidelines on Physical Activity and Sedentary Behaviour.” World Health Organization. Diakses Februari 2026.