ilustrasi mencuci tangan (pixabay.com/ivabalk)
Mencegah ISPA sebenarnya bisa dimulai dari kebiasaan kecil yang sering kita lakukan sehari-hari, lho. Misalnya, rajin mencuci tangan pakai sabun, menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin, serta gak asal menyentuh wajah sebelum tangan bersih. Kalau sedang sakit, sebaiknya pakai masker saat berdekatan dengan orang lain dan kurangi kontak langsung, terutama dengan bayi dan lansia yang lebih rentan mengalami infeksi berat.
Selain itu, pastikan ruangan memiliki sirkulasi udara yang baik dengan membuka jendela atau menggunakan ventilasi yang memadai jika memungkinkan. Istirahat yang cukup, memenuhi kebutuhan cairan, dan mendapatkan vaksinasi sesuai rekomendasi juga dapat membantu menjaga kesehatan serta mengurangi risiko penyakit pernapasan tertentu. Nah, kalau kamu sedang mengalami gejala ISPA, jangan memaksakan diri beraktivitas seperti biasa dan pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika keluhan memburuk atau tak kunjung membaik.
Jadi, ISPA memang bisa menular lewat udara, tetapi cara penularannya bergantung pada kuman penyebab infeksinya. Meski gak selalu bisa dihindari sepenuhnya, menjaga kebersihan tangan, memastikan sirkulasi udara tetap baik, dan memakai masker saat sakit bisa membantu mengurangi risiko penularan. Nah, kalau kamu atau orang terdekat mulai mengalami gejala ISPA, jangan abaikan kondisinya dan segera periksa ke dokter jika gejala memburuk atau muncul sesak napas.
Referensi
“Airborne Transmission of Respiratory Viruses.” Science. Diakses Oktober 2026.
“Transmissibility and Transmission of Respiratory Viruses.” Nature Reviews Microbiology. Diakses Oktober 2026.
“Transmission Routes of Respiratory Viruses Among Humans.” Current Opinion in Virology. Diakses Oktober 2026.
“Transmission of Respiratory Viral Diseases to Health Care Workers: COVID-19 as an Example.” Annual Review of Public Health. Diakses Oktober 2026.
“Infection Prevention and Control of Epidemic- and Pandemic-Prone Acute Respiratory Infections in Health Care.” World Health Organization (WHO). Diakses Oktober 2026.