ilustrasi anak-anak membawa bekal ke sekolah (pexels.com/Katerina Holmes)
Kalsium membantu membangun tulang, sementara vitamin D membantu tubuh menyerapnya. Keduanya bisa didapat dari beragam makanan, seperti susu dan olahannya, ikan, sayuran hijau, serta makanan yang diperkaya. Protein dari telur, ikan, daging, atau kacang-kacangan juga menjadi bagian dari pola makan seimbang.
Kebutuhan kalsium meningkat seiring usia. Sebagai acuan:
Anak usia 1–3 tahun membutuhkan sekitar 700 mg per hari.
Usia 4–8 tahun butuh sekitar 1.000 mg.
Usia 9–18 tahun butuh sekitar 1.300 mg.
Kebutuhan anak bisa berbeda menurut kondisi masing-masing, jadi suplemen sebaiknya tidak diberikan sembarangan.
Untuk bayi dan anak yang punya alergi makanan, pola makan terbatas, atau kondisi kesehatan tertentu, orang tua dapat meminta saran dokter mengenai pemenuhan vitamin D dan kalsium.