ilustrasi diabetes (IDN Times/Novaya Siantita)
Pendekatan end-to-end diabetes ecosystem support memperkuat sinergi pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi profesi, akademisi, komunitas pasien, industri kesehatan serta keluarga.
Kalbe mendukung pencegahan, deteksi dini, diagnosis, terapi, pemantauan, hingga manajemen jangka panjang. Melalui ekosistem yang terintegrasi dan berpusat pada pasien, setiap penyandang diabetes diharapkan tidak menjalani perjalanan penyakitnya sendirian, lebih patuh terhadap tata laksana medis, terhindar dari komplikasi, serta mampu mempertahankan kualitas hidup yang sehat, aktif, dan produktif.
"Diabetes bukan penyakit yang dapat dikelola dengan terapi sesaat. Penyandang diabetes butuh pendampingan sejak memahami faktor risiko, menjalani deteksi dini, memulai terapi, hingga mengelola penyakit dalam jangka panjang," dr. Selvinna mengatakan.
Dengan pendekatan ini, Kalbe berupaya menghadirkan ekosistem yang menghubungkan setiap tahapan tersebut agar pasien memperoleh dukungan yang berkesinambungan.