Comscore Tracker

Masih Haus walaupun Sudah Minum? Mungkin Itu Gejala Polidipsi

Bisa karena diabetes atau gangguan mental tertentu

Saat kekurangan cairan, tubuh akan memberi tanda berupa rasa haus. Normalnya, haus akan hilang setelah kita minum. Namun, pernah tidak kamu masih haus walaupun sudah menghabiskan segelas air? Bisa jadi itu adalah gejala polidipsi.

Polidipsi bukan penyakit, melainkan sebuah gejala dari kondisi medis yang mendasari. Polidipsi membuat seseorang jadi lebih sering minum. Perlu diwaspadai, mari mengenal lebih jauh tentang polidipsi, meliputi penyebab, gejala, potensi bahaya, hingga cara pengobatannya. Simak, ya!

1. Rasa haus yang berlebihan

Masih Haus walaupun Sudah Minum? Mungkin Itu Gejala Polidipsifreepik.com/Yanalya

Melansir Medical News Today, polidipsi mengacu pada rasa haus yang ekstrem dan tidak hilang walaupun sudah minum. Polidipsi dapat berlangsung selama berhari-hari, berminggu-minggu, atau lebih lama.

Orang dengan polidipsi akan merasa haus sepanjang waktu meskipun sudah banyak minum air. Biasanya, mereka bisa menghabiskan 6 liter cairan per hari. Selain rasa haus berlebihan, seseorang dengan polidipsi juga memiliki mulut yang terasa kering.

Selain itu, karena minum terlalu banyak, polidipsi juga disertai dengan poliuria atau sering buang air kecil. Orang dengan poliuria mengeluarkan urine setidaknya 2,5 liter dalam waktu 24 jam.

2. Apa penyebab polidipsi?

Masih Haus walaupun Sudah Minum? Mungkin Itu Gejala Polidipsipexels.com/Ivan Samkov

Dirangkum dari beberapa sumber, berbagai kondisi yang bisa menyebabkan polidipsi antara lain:

  • Dehidrasi: dehidrasi adalah kondisi tubuh kekurangan cairan. Kondisi ini bisa terjadi karena kurang minum air, keringat berlebih, diare, muntah-muntah, atau sering buang air kecil.
  • Diabetes melitus: pada diabetes, kadar gula dalam darah terlalu tinggi. Ginjal akan bekerja lebih keras untuk menyaring gula berlebih dari darah dan dikeluarkan melalui urine. Kondisi ini menyebabkan tubuh kekurangan cairan dan memicu haus, sehingga akan lebih banyak minum dan buang air kecil.
  • Diabetes insipidus: kondisi ini terjadi karena adanya masalah dengan vasopressin, hormon antidiuretik yang membantu mengontrol pengeluaran cairan melalui ginjal. Penderitanya akan mengeluarkan urine dalam jumlah yang banyak dan sering kali merasa haus.
  • Efek samping obat-obatan tertentu: obat-obatan seperti kortikosteroid atau pil diuretik dapat memicu polidipsi.
  • Gangguan mental tertentu: skizofrenia, gangguan suasana hati, dan anoreksia bisa memicu polidipsi. Beberapa orang memiliki keinginan yang tidak terkendali untuk minum air, meskipun sebenarnya hal tersebut tidak diperlukan.

Baca Juga: Kenapa Kamu Sering Haus Saat Malam atau Saat Tidur? Berikut 8 Faktanya

3. Gejala polidipsi yang muncul

Masih Haus walaupun Sudah Minum? Mungkin Itu Gejala Polidipsipexels.com/Arnie Watkins

Melansir Healthline, gejala umum polidipsi meliputi:

  • Merasa sangat haus, bahkan setelah minum banyak air
  • Buang air kecil dengan jumlah yang sangat banyak per harinya
  • Mulut terasa kering terus-menerus

Orang yang mengalami polidipsi juga mungkin merasakan gejala lainnya jika polidipsi disebabkan oleh kondisi medis yang mendasari, contohnya diabetes. Beberapa gejala umum dari diabetes adalah:

  • Merasa sangat lapar
  • Penglihatan kabur
  • Kelelahan
  • Penurunan berat badan yang tidak normal
  • Penyembuhan luka atau infeksi yang lambat

4. Bahaya minum air terlalu banyak

Masih Haus walaupun Sudah Minum? Mungkin Itu Gejala Polidipsipexels.com/Andrea Piacquadio

Polidipsi membuat seseorang jadi minum lebih banyak. Akan tetapi, di sisi lain terlalu banyak minum air juga bisa mendatangkan masalah. Meskipun air yang berlebih akan dibuang menjadi urine, tubuh tetap tidak bisa menyimpan jumlah cairan dalam jumlah yang terlalu banyak.

Mengutip dari WebMD dan Healthline, minum air terlalu banyak dapat menyebabkan kadar natrium di dalam darah menjadi sangat rendah (hiponatremia). Tanda dan gejala yang harus diwaspadai adalah:

  • Sakit kepala
  • Kram atau kejang pada otot
  • Kebingungan
  • Mual
  • Kejang
  • Penurunan energi atau mudah lelah
  • Jika sudah parah, penderita bisa mengalami koma

5. Pengobatan polidiplsi bergantung pada penyebabnya

Masih Haus walaupun Sudah Minum? Mungkin Itu Gejala PolidipsiIlustrasi Obat-Obatan (IDN Times/Mardya Shakti)

Mengingat polidipsi adalah sebuah gejala, tentunya perlu diketahui apa penyebab timbulnya gejala tersebut. Nah, pengobatan dari polidipsi ini akan bergantung pada penyebabnya.

Beberapa contoh pengobatannya adalah sebagai berikut:

  • Diabetes melitus: pengobatan diberikan untuk mengontrol kadar gula darah. Pasien diabetes tipe 1 akan membutuhkan suntikan insulin. Pada kasus diabetes tipe 2, selain butuh obat, diperlukan perubahan pola makan dan rutin berolahraga.
  • Diabates insipidus: dokter akan menyarankan pasien untuk minum cukup air agar terhindar dari dehidrasi. Selain itu, dokter mungkin juga meresepkan obat-obatan.
  • Obat-obatan tertentu: jika mengalami polidipsi setelah mengonsumsi obat-obatan tertentu, dokter mungkin akan mengganti obat atau mengubah dosisnya.
  • Gangguan mental tertentu: konseling atau terapi bisa membantu pasien menyadari berapa banyak cairan yang mereka minum dan menyesuaikan asupannya.

Minum cukup air setidaknya 8 gelas per hari memang sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan cairan dan mencegah dehidrasi. Selain lewat air, kamu juga mendapatkan cairan lewat buah dan sayur, atau makanan seperti sup.

Itulah penjelasan seputar penyebab, gejala, potensi bahaya, dan pengobatan polidipsi. Bila kamu merasa sering haus padahal sudah banyak minum, kamu mesti curiga. Konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mendapat penanganan yang tepat.

Baca Juga: 8 Tanda Kamu Minum Air Putih Terlalu Banyak, Kebanyakan Juga Gak Bagus

Rifa Photo Verified Writer Rifa

.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya