6 Cara Membuat Sudut Rumah Terasa Lebih Sejuk Alami, Gak Perlu AC!

- Ventilasi silang dengan membuka jendela di sisi berlawanan membantu mengeluarkan udara panas dan memperbaiki sirkulasi udara di rumah.
- Plafon tinggi, posisi jendela di sisi utara atau selatan, serta tirai untuk jendela terpapar matahari dapat mengurangi panas dalam ruangan.
- Cat warna cerah, vegetasi rindang, serta pembatasan penggunaan lampu dan perangkat elektronik membantu rumah terasa lebih sejuk tanpa AC.
Rumah yang terasa sejuk tentu membuat suasana lebih nyaman untuk beristirahat maupun beraktivitas. Kabar baiknya, menciptakan kesan sejuk di dalam rumah gak selalu harus mengandalkan kipas angin atau AC yang boros listrik.
Ada banyak cara sederhana yang bisa dilakukan, mulai dari memanfaatkan tanaman hias, mengatur sirkulasi udara, hingga memilih dekorasi yang tepat. Selain membuat ruangan terasa lebih segar, langkah-langkah ini juga dapat menghadirkan suasana rumah yang lebih asri dan menenangkan. Yuk, simak tips selengkapnya di sini!
1. Terapkan ventilasi silang

Langkah pertama adalah memerhatikan ventilasi dalam rumah. Untuk memaksimalkan udara yang masuk, kamu bisa menerapkan metode ventilasi silang yang memungkinkan udara dapat masuk dari dua arah berbeda di dalam rumah. Sistem ini mampu membantu mendorong udara panas keluar sekaligus menggantinya dengan udara yang lebih segar dari luar.
Dilansir United States Environmental Protection Agency, sirkulasi yang baik membantu menciptakan udara yang lebih baik dan berkualitas di dalam rumah sekaligus meningkatkan kenyamanannya. Untuk bisa mendapatkannya, kamu bisa membuka jendela dari sisi berlawanan di rumahmu.
2. Atur ketinggian langit-langit

Selain ventilasi, ketinggian langit-langit juga turut memengaruhi suhu di dalam rumah. Semakin tinggi jarak lantai dengan langit-langit atau plafon, maka akan semakin sejuk pula udara dalam rumah. Hal ini bisa terjadi karena plafon yang tinggi akan menghambat atau memperlambat masuknya panas ke dalam ruangan dan memberikan ruang untuk sirkulasi udara yang lebih baik.
Selain itu, alur masuknya panas matahari juga dimulai dari panas yang mengenai atap terlebih dahulu, lalu masuk ke rangka atap. Kemudian, panas dari rangka atap akan diteruskan ke ruang plafon dan diteruskan ke ruangan-ruangan di dalam rumah.
3. Atur posisi jendela

Selanjutnya, posisi jendela pun gak boleh luput dari perhatianmu. Meskipun jendela berfungsi untuk memasukan udara ke dalam rumah, tetapi ketika posisi jendela gak tepat itu malah akan membawa udara panas ke dalam rumah dan membuat ruangan terasa pengap.
Itulah kenapa, saat membuat jendela penting juga untuk memerhatikan orientasi matahari dengan cara meletakannya pada sisi utara atau selatan. Memposisikan jendela pada sudut yang sering dilalui sinar matahari akan membuat ruangan terasa lebih panas. Namun jika saat ini jendea rumahmu menghadap ke sisi yang sering disinari matahari, maka kamu bisa meminimalisir panas dengan menggunakan tirai jendela.
4. Gunakan cat warna cerah

Sering luput dari perhatian, ternyata pemilihan warna cat dinding juga turut memengaruhi suhu dalam ruangan. Ruangan yang diberi cat warna gelap cenderung akan terasa lebih pengap dan panas. Hal ini dikarenakan warna gelap punya sifat untuk menyerap panas.
Untuk menghindari hal tersebut, maka kamu bisa pilih cat dengan warna yang cerah, seperti biru langit, putih, dan sebagainya. Warna cerah memiliki sifat yang bisa memantulkan panas dari sinar matahari sehingga hunian terasa lebih sejuk.
5. Perbanyak vegetasi

Sudah bukan rahasia lagi, bahwa pohon membuat sebuah area menjadi lebih sejuk, apalagi jika pohon tersebut punya dedaunan yang rindang. Daun-daun yang tertiup udara mampu menciptakan angin sepoi-sepoi yang memberikan nuansa segar baik di dalam maupun luar ruangan.
Namun, fungsi pohon ternyata lebih daripada itu. Pepohonan punya fungsi beragam sesuai dengan jenisnya. Ada yang fungsi utamanya untuk menghasilkan oksigen, menahan debu, dan sebagainya. Untuk area rumah, beberapa jenis pohon yang cocok ditanam, di antaranya; pohon mangga, pohon kencana, pohon kiara, atau pohon kersen yang rindang dan membuat rumah makin sejuk.
6. Kurangi penggunaan lampu dan elektronik berlebih

Sering dinggap sepele, ternyata perangkat elektronik seperti lampu, televisi, komputer, dan peralatan lainnya dapat menghasilkan panas ketika digunakan dalam waktu yang lama. Semakin banyak perangkat yang menyala secara bersamaan, suhu di dalam rumah juga bisa terasa lebih meningkat.
Karena itu, gunakan perangkat elektronik seperlunya dan matikan saat gak digunakan. Selain membantu menghemat energi, cara ini juga dapat mengurangi penumpukan panas di dalam rumah sehingga ruangan terasa lebih nyaman.
Menciptakan rumah yang terasa lebih sejuk secara alami gak selalu membutuhkan biaya besar atau penggunaan AC. Dengan beberapa langkah sederhana dan kebiasaan yang tepat, kamu bisa menikmati suasana rumah yang lebih segar dan nyaman.




















