Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

13 Kecamatan di Bekasi Terendam Banjir, 21 Ribu KK Terdampak

Ilustrasi Banjir (IDN Times/Lia Hutasoit)
Ilustrasi Banjir (IDN Times/Lia Hutasoit)
Intinya sih...
  • Lokasi titik banjir di 13 kecamatan Bekasi
  • 21.260 KK terdampak, 270 KK mengungsi
  • Pemkab Bekasi memberikan bantuan logistik dan imbauan waspada
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bekasi, IDN Times - Hujan mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (22/1/2026) dini hari hingga sore. Akibatnya, sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi terendam banjir.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi Dodi Supriadi mencatat, sebanyak 13 kecamatan terendam banjir akibat hujan yang terus menerus.

"Yang alami banjir ada Kecamatan Muara Gembong, Tarumajaya, Babelan, Tambun Utara, Cibitung, Tambun Selatan, Cikarang Selatan, Cikarang Timur, Cikarang Utara, Karang Bahagia, Sukatani, Tambelang, dan Kecamatan Cabangbungin," katanya saat dikonfirmasi, Kamis.

1. Lokasi titik banjir

Ilustrasi Banjir (IDN Times/Muhamad Iqbal)
Ilustrasi Banjir (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Dodi mengatakan, titik banjir di Kecamatan Muara Gembong berada di Desa Pantai Harapan Jaya dan Desa Jayasakti, dengan ketinggian air 20 hingga 50 centimeter.

Sedangkan di Taruma Jaya, titik banjir berada di Desa Samudra Jaya dengan ketinggian air 20 hingga 50 centimeter. Di Babelan, titik banjir berada di Desa Bumi Bakti, Desa Muara Bakti, Desa Hurip Jaya, Desa Kedungjaya, dan Desa Kedungpengawas, dengan ketinggian 10 hingga 50 centimeter.

Sementara di Kecamatan Tambun Utara banjir melanda Desa Satria Mekar, Desa Karang Satria, dan Desa Srimukti dengan ketinggian air 30 hingga 80 centimeter. Selanjutnya di Cibitung, titik banjir ada di Desa Wanasari, Desa Wanajaya, dan Desa Muktiwari dengan ketinggian 20 hingga 70 centimeter.

Banjir juga merendam Kelurahan Jatimulya dan Desa Mangunjaya di Kecamatan Tambun Selatan. Ketinggian banjir di lokasi itu berkisar 30 hingga 90 centimeter. Lalu, banjir juga melanda Desa Serang di Kecamatan Cikarang Selatan.

Wilayah Lambansari, Kecamatan Cikarang Timur, juga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 80 centimeter. Lalu, desa Tanjungsari, Desa Karang Raharja, Desa Karang Baru, Desa Karang Asih, di Kecamatan Cikarang Utara, juga terendam banjir dengan ketinggian 20 hingga 60 centimeter.

Desa Suka Raya di Kecamatan Karang Bahagia juga terendam banjir dengan ketinggian mencapai 70 centimeter. BPBD juga mencatat banjir melanda Desa Sukamanah dan Desa Sukadarma di Kecamatan Sukatani dengan ketinggian 40 hingga 60 centimeter.

Untuk Kecamatan Tambelang, titik banjir ada di Desa Sukabakti dengan ketinggian 40 hingga 100 centimeter. Terakhir, di Kecamatan Cabangbungin, lokasi banjir ada di Desa Lenggahsari, Desa Jayalaksana, Desa Sindang Jaya, Desa Jaya Bakti, dan Desa Sindang Sari dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 110 centimeter.

"Kami hingga saat ini masih melakukan pendataan dan melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak," jelas dia.

2. 21 ribu KK terdampak banjir

Ilustrasi banjir. ANTARA FOTO/Fauzan
Ilustrasi banjir. ANTARA FOTO/Fauzan

Dodi mengatakan, dari 13 kecamatan yang terendam banjir, terdapat 21.260 KK yang terdampak. Sejumlah warga juga telah mengungsi ke beberapa titik pengungsian.

"Ada 21.260 KK yang terdampak. 270 KK diantaranya mengungsi," jelas dia.

3. Pemkab Bekasi telah memberikan sejumlah bantuan

Ilustrasi banjir (IDN Times/Axel Jo Harianja)
Ilustrasi banjir (IDN Times/Axel Jo Harianja)

Dodi menambahkan, saat ini pihaknya juga terus menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak. Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan debit air, mengingat curah hujan masih tinggi di sebagian wilayah Bekasi.

“Kami juga melakukan koordinasi dengan dinas dan instansi teknis terkait untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Dodi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Latest in News

See More

WEF 2026: Prabowo Soroti Krisis Global dan Optimisme Ekonomi RI

22 Jan 2026, 22:41 WIBNews