2 Kapal Perang dan 1 Kapal Selam Pakistan Bersandar di Tanjung Priok

- Tiga kapal perang Pakistan, termasuk satu kapal selam, bersandar di Tanjung Priok sebagai bagian dari penguatan diplomasi maritim antara Indonesia dan Pakistan.
- Penyambutan dilakukan oleh Kodaeral III TNI AL dengan upacara kehormatan dan pertunjukan Tari Piring yang menampilkan kekayaan budaya Indonesia kepada delegasi Pakistan.
- Kru kapal Pakistan menjalani agenda padat seperti kunjungan kehormatan, pertandingan persahabatan, jamuan diplomatik, serta open ship untuk mempererat kerja sama dan stabilitas kawasan.
Jakarta, IDN Times - Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, yang diwakili Asops Dankodaeral III, Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel, menyambut kedatangan tiga kapal perang Angkatan Laut Pakistan di Dermaga IKT ex-Presiden, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (19/5/2026).
Kunjungan militer Pakistan ke Indonesia ini menjadi bagian dari jalinan persahabatan yang semakin erat melalui penguatan diplomasi maritim. Ketiga kapal tersebut adalah Pakistan Navy Ship (PNS) Taimur, kapal selam Hangor, dan PNS Aslat.
1. Dihadiri Wakil Duta Besar Pakistan

Kedatangan gugus tugas ini juga dihadiri langsung oleh Wakil Duta Besar Pakistan, Roshan Lal, serta turut dihadiri oleh Commander of the 18th Destroyer Squadron as Mission Commander, Commodore Omar Farooq, yang turut onboard di kapal PNS Taimur.
Pada kesempatan tersebut, sebagai tamu kehormatan, Commodore Omar Farooq menerima pengalungan bunga.
2. Kodaeral III menyuguhkan tarian tradisional Tari Piring

Sebagai bagian dari upacara penyambutan yang hangat, TNI AL khususnya Kodaeral III menyuguhkan tarian tradisional "Tari Piring" dari Padang yang memberikan kesan mendalam bagi para awak kapal Pakistan tentang kekayaan budaya nusantara.
Dalam sambutan tertulis Dankodaeral III yang dibacakan oleh Asops, ditegaskan, kunjungan ini merupakan suatu kehormatan besar bagi Indonesia.
3. Kru kapal Pakistan jalani serangkaian agenda di Jakarta

Selama bersandar di Ibu Kota, para kru kapal Pakistan ini akan mengikuti serangkaian agenda padat, di antaranya courtesy call atau kunjungan kehormatan ke pejabat tinggi TNI AL, pertandingan olahraga persahabatan dengan prajurit Jalasena Kodaeral III,deck reception atau jamuan diplomatik di atas kapal perang Pakistan, city your, dan open ship bagi personel TNI dan masyarakat umum.
Pada kesempatan terpisah, Dankodaeral mengatakan, kehadiran kapal-kapal Pakistan ini memiliki nilai strategis yang lebih luas dari sekadar kunjungan teknis.
Dia mengatakan, kunjungan ini diharapkan dapat memperkokoh stabilitas keamanan di kawasan melalui kolaborasi maritim yang harmonis antara kedua negara.
"Kehadiran tiga kapal perang Pakistan di Jakarta bukan sekadar singgah secara teknis, melainkan simbol kuatnya hubungan bilateral. Kami berharap sinergi antara TNI Angkatan Laut dan Pakistan Navy semakin erat, sekaligus menjadi ajang pertukaran budaya yang positif bagi kedua bangsa," ujar Dankodaeral III.
















