Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Siswa Komando Pasgat Digembleng Latihan How to Fight di Hutan Cianjur

Siswa Komando Pasgat Digembleng Latihan How to Fight di Hutan Cianjur
Siswa Komando angkatan ke-49 Skadik 802 Wingdik 800/Pasgat TNI AU menjalani latihan How To Fight (HTF) di Hutan Balegede, Cianjur, Jawa Barat (dok. Dispenau)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Siswa Komando Pasgat angkatan ke-49 menjalani latihan how to fight di Hutan Balegede, Cianjur, untuk menguji ketangguhan fisik, mental, dan naluri tempur dalam medan gunung hutan.
  • Latihan menempuh lintasan 12 kilometer dengan berbagai rintangan tempur seperti jaring pendarat, lempar granat, dan titian tali guna melatih fokus, ketepatan bertindak, serta daya tahan mental.
  • Kegiatan dipantau langsung oleh Danwingdik 800/Pasgat dan Danskadik 802 yang menegaskan latihan ini dirancang realistis agar siswa siap menghadapi kondisi operasi nyata di masa depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Siswa Komando angkatan ke-49 Skadik 802 Wingdik 800/Pasgat menjalani latihan how to fight (HTF) di Hutan Balegede, Cianjur, Jawa Barat. Latihan tersebut menjadi bagian penting dalam pendidikan pertempuran gunung hutan untuk menguji ketangguhan fisik, mental, dan naluri tempur para siswa.

Kegiatan itu ditinjau langsung oleh Yosafat Soelya selaku Danwingdik 800/Pasgat bersama Ones Ucu Bonay sebagai Danskadik 802, Sabtu (16/5/2026).

1. Tempuh medan berat sejauh 12 kilometer

Siswa Komando Pasgat Digembleng Latihan How to Fight di Hutan Cianjur
Siswa Komando angkatan ke-49 Skadik 802 Wingdik 800/Pasgat TNI AU menjalani latihan How To Fight (HTF) di Hutan Balegede, Cianjur, Jawa Barat (dok. Dispenau)

Dalam latihan HTF, para siswa harus menempuh lintasan sepanjang 12 kilometer di medan hutan dengan berbagai rintangan tempur. Sejumlah materi yang dihadapi di antaranya jaring pendarat, lempar granat, titian dua tali, peluncuran, rayap tambang, dopper, hingga lempar pisau.

Latihan tersebut menjadi materi inti dalam tahap pendidikan pertempuran gunung hutan. Selain mengasah kemampuan bertarung, para siswa juga dituntut memiliki fokus tinggi, ketepatan bertindak, dan daya tahan mental saat menghadapi medan berat.

Menurut pihak Wingdik 800/Pasgat, latihan dirancang realistis agar siswa terbiasa menghadapi tantangan yang berpotensi ditemui dalam operasi mendatang.

2. Tidak ada ruang untuk menyerah

Siswa Komando Pasgat Digembleng Latihan How to Fight di Hutan Cianjur
Siswa Komando angkatan ke-49 Skadik 802 Wingdik 800/Pasgat TNI AU menjalani latihan How To Fight (HTF) di Hutan Balegede, Cianjur, Jawa Barat (dok. Dispenau)

Yosafat Soelya mengatakan, latihan HTF menjadi ujian sesungguhnya bagi calon prajurit Komando Pasgat.

“HTF ini adalah ujian sesungguhnya. Di sinilah mental baja, ketahanan fisik, dan naluri tempur diasah. Tidak ada ruang untuk ragu apalagi menyerah,” kata dia.

Dia mengatakan, pembentukan karakter menjadi tujuan utama dalam latihan tersebut. Menurut dia, prajurit Komando dituntut memiliki militansi tinggi dan profesionalisme dalam setiap penugasan.

3. Latihan disusun realistis hadapi operasi

Siswa Komando Pasgat Digembleng Latihan How to Fight di Hutan Cianjur
Siswa Komando angkatan ke-49 Skadik 802 Wingdik 800/Pasgat TNI AU menjalani latihan How To Fight (HTF) di Hutan Balegede, Cianjur, Jawa Barat (dok. Dispenau)

Sementara itu, Danskadik 802 menjelaskan seluruh rangkaian latihan disusun menyerupai kondisi operasi nyata di lapangan.

Dengan skenario tersebut, siswa diharapkan memiliki kesiapan tempur yang matang ketika menghadapi berbagai penugasan di masa depan, khususnya di medan gunung dan hutan yang penuh tantangan.

Latihan HTF sendiri menjadi salah satu tahapan penting dalam pendidikan Komando Pasgat untuk membentuk prajurit yang tangguh, disiplin, dan siap menghadapi berbagai situasi operasi.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari

Related Articles

See More