MK Ajak Anak Muda Ngopi Bareng di Hari Sumpah Pemuda, Ini Agendanya

Mahkamah Konstitusi menggelar Open House dan Ngopi Bareng #Courtizen kelima pada 28 Oktober 2026, bertema “Pemuda Berdampak, Hadir Bermakna”, untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda.
Acara berlangsung pukul 12.00–18.00 WIB dan mewajibkan peserta mendaftar melalui tautan di media sosial resmi MK.
Peserta dapat menyaksikan sidang, mengikuti tur Pusat Sejarah Konstitusi, serta menghadiri talkshow bersama Rian Fahardhi dan Wakil Ketua MK Saldi Isra.
Jakarta, IDN Times - Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar kegiatan Open House dan Ngopi Bareng #Courtizen untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengenal konstitusi serta memahami partisipasi warga negara.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol MK, Pan Mohammad Faiz Kusuma Wijaya, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan, dan kali ini mengusung tema “Pemuda Berdampak, Hadir Bermakna”.
“Kegiatan ini kegiatan rutin MK setiap tahunnya,” ujar Faiz dikutip dari ANTARA, Minggu (25/10/2026).
1. Ngopi Bareng #Courtizen digelar pada 28 Oktober 2026

Ilustrasi pembacaan ikrar memperingati Hari Sumpah Pemuda (unsplash.com/Syahrul Alamsyah Wahid) Faiz mengatakan MK menyelenggarakan Open House dan Ngopi Bareng #Courtizen untuk kelima kalinya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya lembaga tersebut memperkenalkan konstitusi kepada generasi muda melalui pendekatan yang lebih interaktif.
Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Rabu (28/10/2026), dari pukul 12.00 hingga 18.00 WIB.
Faiz menjelaskan bahwa peserta yang ingin ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, wajib mendaftarkan diri melalui tautan yang dibagikan di akun media sosial resmi MK.
“Untuk bisa mengikuti kegiatan ini peserta wajib mendaftarkan diri melalui tautan yang diberikan di media sosial MK,” kata dia.
2. Peserta bisa menyaksikan sidang MK hingga mengikuti tur edukatif

Ilustrasi sidang MK (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.) Faiz mengatakan rangkaian acara Ngopi Bareng #Courtizen jilid V mencakup tiga agenda utama, yakni menyaksikan langsung pelaksanaan sidang MK, mengikuti tur untuk mengenal pusat sejarah konstitusi, dan menghadiri talkshow.
“Beberapa tujuan dari kegiatan tersebut di antaranya, meningkatkan literasi generasi muda mengenai hak konstitusi dan ruang partisipasi warga negara,” kata dia.
Selain meningkatkan literasi generasi muda, tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kesadaran betapa pentingnya menyampaikan pendapat dengan rasa tanggung jawab, khususnya melalui media sosial.
“Tujuan lainnya memperkuat kedekatan dan interaksi Mahkamah Konstitusi dengan generasi muda melalui kanal komunikasi yang dialogis, edukatif, inklusif dan relevan," ujar Faiz.
3. Rian Fahardhi dan Saldi Isra menjadi narasumber talkshow

Hakim Konstitusi Saldi Isra (ANTARA FOTO/Galih Pradipta) Sesi talkshow menghadirkan dua narasumber, yakni pendiri Sekolah Tanah Air dan Distrik Berisik, Rian Fahardhi, serta Wakil Ketua MK, Saldi Isra.
Diskusi ini diharapkan dapat memperluas wawasan peserta mengenai peran generasi muda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus mendorong mereka untuk berkontribusi secara positif di lingkungan sekitar.
“Kegiatan itu juga bertujuan menginspirasi generasi muda untuk mengembangkan kepeduliannya menjadi gagasan, karya komunitas, maupun aksi nyata yang memberi dampak positif,” ujar Faiz.





















