TOP 5: Gedung Kantor MUI di Bundaran HI hingga Skandal Rasis Terhadap Obama

- Nusron Wahid: Gedung MUI dan Ormas Islam di Bundaran HI Bekas Kedubes Inggris
- Gibran Puji Yusril Ihza Mahendra yang Dinilai Serba Bisa
- Donald Trump Tolak Minta Maaf atas Skandal Video Rasis Obama
Jakarta, IDN Times - Berbagai berita menarik ditayangkan pada Sabtu kemarin. Salah satunya pernyataan Ketua DPP Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang penanggulangan bencana, Nusron Wahid, bahwa gedung baru MUI dan ormas Islam lainnya akan dibangun di atas lahan yang dulu digunakan oleh Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris di Jakarta. Lahan itu berada di area Bunderan Hotel Indonesia (HI) dan memiliki luas sekitar 4.000 meter persegi.
Selain itu, ada juga berita skandal video rasis terhadap Barack Obama, di mana Donald Trump tolak bertanggung jawab.
Untuk mengetahui berita-berita menarik yang terjadi sepanjang Sabtu (7/2/2026), berikut dirangkum dalam Top 5 News IDN Times.
1. Nusron: Gedung MUI dan Ormas Islam di Bundaran HI Bekas Kedubes Inggris
Ketua DPP Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang penanggulangan bencana, Nusron Wahid mengatakan, gedung baru MUI dan ormas Islam lainnya akan dibangun di atas lahan yang dulu digunakan oleh Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris di Jakarta. Lahan itu berada di area Bunderan Hotel Indonesia (HI) dan memiliki luas sekitar 4.000 meter persegi.
Ia mengatakan, di atas lahan tersebut akan dibangun gedung bertingkat yang dipakai sebagai kantor bersama sejumlah organisasi Islam.
2. Gibran: Siapapun Presidennya, Menterinya Prof Yusril
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memuji sosok Menteri Koordinator di Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra yang dinilainya serba bisa.
Putra sulung dari Presiden ke-7 Joko "Jokowi" Widodo itu mengaku, harus belajar banyak dari Yusril yang kini telah berusia 70 tahun.
3. Skandal Video Rasis Obama, Trump Tolak Minta Maaf dan Gak Merasa Bersalah
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengecam unggahan video bernuansa rasis di media sosialnya yang menampilkan mantan Presiden Barack Obama dan mantan Ibu Negara Michelle Obama sebagai kera. Namun, dia menolak meminta maaf atas insiden itu.
Video tersebut sempat diunggah ke akun Truth Social milik Trump sebelum akhirnya dihapus. Klip singkat itu muncul di bagian akhir sebuah video yang mengulang klaim Trump soal kecurangan pemilu, yang hingga kini belum terbukti.
4. Prabowo Sebut Dana Umat Capai Rp500 T Per Tahun, Bakal Dikelola LPDU
Presiden Prabowo Subianto mengatakan, Kementerian Agama (Kemenag) segera membentuk lembaga baru yang berfungsi untuk mengelola sumber dana umat secara transparan dan profesional. Institusi baru itu akan diberi nama Lembaga Pengelola Dana Umat (LPDU).
Prabowo mengaku mendapat laporan, bila dana umat dikelola dengan baik maka nilainya bisa mencapai Rp500 triliun per tahun.
5. Wamenekraf: Roehana Koeddoes Simbol Ketulusan dan Integritas Jurnalisme
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar menekankan pentingnya bekerja dengan ketulusan hati dan menjaga kebenaran, seperti yang dilakukan Roehana Koeddoes, pelopor jurnalis perempuan di Indonesia.
Ia menyampaikan, nilai-nilai perjuangan Roehana masih sangat relevan hingga hari ini, terutama dalam konteks jurnalisme dan arus informasi yang semakin terbuka di era digital.















