Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Antisipasi Banjir di Jakarta-Jabar, BNPB Kerahkan 5 Pesawat untuk OMC

Modifikasi Cuaca
Momen persiapan modifikasi cuaca untuk ditaburkan di langit Jakarta dan Jawa Barat. (Dokumentasi BNPB)
Intinya sih...
  • BNPB mengerahkan 5 pesawat untuk operasi modifikasi cuaca di Jakarta dan Jawa Barat
  • 70 sorti disiapkan sebagai bahan semai di langit Jakarta dan Jabar, serta dilakukan juga di tiga provinsi di Sumatra Selatan
  • DKI Jakarta diperkirakan akan dilanda hujan intensitas tinggi menurut rilis BMKG
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kesibukan terlihat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Sabtu (24/1/2026). Sejumlah karung berisi Natrium Klorida (NaCl) dan Kalsium Oksida (CaO) dimasukan ke dalam Cessna Caravan untuk persiapan operasi modifikasi cuaca (OMC) di atas langit Jakarta dan Jawa Barat.

Intensitas OMC semakin sering untuk mengantisipasi banjir di dua provinsi tersebut. Apalagi pada Kamis (22/1/2026) Jakarta diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan OMC merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mereduksi curah hujan tinggi yang diperkirakan mengguyur wilayah Jabar dan Jakarta pada periode dasarian kedua dan ketiga Januari 2026.

"BNPB mengerahkan Cessna Caravan PK-JVH dan BPBD DKI Jakarta mengerahkan Casa 212 A-2105. Keduanya beroperasi dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur," ujar Abdul di dalam keterangan tertulis pada Sabtu (24/1/2026).

Modifikasi cuaca di area Jakarta dan Jawa Barat telah dilaksanakan sejak 12 Januari 2026. Tetapi, sejak Jumat kemarin jumlah armada pesawat yang dikerahkan untuk melakukan OMC ditambah menjadi tiga unit. Sehingga, total ada lima armada pesawat.

"Penebalan dukungan armada udara dengan adanya tiga unit pesawat Carravan yaitu PK-YNA, PK-SNG dan PK-SNK. Khusus untuk OMC dengan pesawat PK-SNK dilakukan dari Lanud Hussein Sastranegara di Bandung untuk cover wilayah hulu," tutur dia.

1. 70 sorti disiapkan sebagai bahan semai di langit Jakarta dan Jabar

Modifikasi cuaca
Petugas ketika siap menaburkan Natrium Klorida (NaCl) dan Kalsium Oksida (CaO) untuk modifikasi cuaca. (Dokumentasi BNPB)

Lebih lanjut, Abdul mengatakan untuk mengendalikan hujan, tim gabungan BNPB menyiapkan 70 sorti modifikasi cuaca lewat lima armada pesawat. "Bahan semai yang telah ditaburkan sebanyak 43,8 ton Natrium Klorida (NaCl) dan 20,6 ton Kalsium Oksida," katanya.

Ia menambahkan pada praktiknya OMC bisa diperluas ke langit wilayah Provinsi Banten bila terjadi peningkatan potensi cuaca ekstrem.

2. Modifikasi cuaca juga dilakukan di tiga provinsi di Sumatra

Modifikasi Cuaca
Momen persiapan modifikasi cuaca untuk ditaburkan di langit Jakarta dan Jawa Barat. (Dokumentasi BNPB)

Selain di langit Jakarta dan Jabar, OMC juga dilakukan di tiga provinsi yang terdampak banjir di Pulau Sumatra serta Jawa Tengah. "BNPB menyiagakan masing-masing satu unit di tiap provinsi. Base OMC Sumatra antara lain di Lanud Sultan Iskandar Muda (Aceh), Bandara Kualanamu (Sumut), dan Bandara Internasional Minangkabau (Padang)," katanya.

Sementara, operasi penanganan darurat di Jateng dilakukan dengan mengerahkan dua unit pesawat Carravan. Dua armada itu disiapkan di Lanud Ahmad Yani, Semarang.

"Operasi modifikasi cuaca di wilayah tersebut merupakan operasi pengeringan wilayah terdampak banjir dan longsor dengan tujuan untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana seperti perbaikan tanggul, pembersihan lingkungan dan pembangunan hunian sementara," tutur dia.

3. DKI Jakarta diperkirakan akan dilanda hujan intensitas tinggi

Ilustrasi cuaca ekstrem. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi cuaca ekstrem. (IDN Times/Aditya Pratama)

Sementara, berdasarkan rilis BMKG pada dasarian tiga di bulan Januari diperkirakan akan diguyur hujan secara merata di sejumlah daerah di Tanah Air. Jakarta diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.

"Wilayah yang akan mengalami hujan kategori tinggi dengan intensitas 150 mm-300 mm per dasarian, antara lain DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan," kata Abdul.

Sedangkan, peringatan curah hujan dengan kategori sangat tinggi dengan intensitas lebih dari 300 mm per dasarian antara lain akan terjadi di Maros, Sulawesi Selatan.

"BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan prakiraan cuaca harian sebelum beraktivitas dan juga peringatan dini cuaca ekstrem melalui sumber terpercaya," ujarnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in News

See More

Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Kunker dari Inggris hingga Prancis

24 Jan 2026, 18:28 WIBNews
Peserta Diklat PPIH Arab Saudi 2026 mengikuti fun walk sejauh 7,5 km (Dok. Media Center Haji)

Ketahanan Fisik jadi Kunci

24 Jan 2026, 17:47 WIBNews