Apa Itu Imsakiyah dan Mengapa Penting?

- Imsakiyah adalah jadwal yang memuat waktu-waktu penting selama bulan Ramadan, seperti imsak, subuh, terbit matahari, zuhur, asar, magrib, dan isya.
- Secara syariat, imsak berarti menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa, seperti makan dan minum dengan sengaja.
Jakarta, IDN Times - Menjelang bulan suci Ramadan, jadwal imsakiyah selalu menjadi informasi yang paling banyak dicari umat Islam. Setiap masjid, lembaga, hingga media massa membagikan waktu imsak dan subuh sebagai panduan berpuasa.
Namun, masih banyak yang belum memahami secara utuh apa itu imsakiyah, makna, dan mengapa waktu ini begitu penting dalam menjalankan ibadah puasa.
1. Apa itu imsakiyah?

Imsakiyah adalah jadwal yang memuat waktu-waktu penting selama bulan Ramadan, seperti imsak, subuh, terbit matahari, zuhur, asar, magrib, dan isya. Jadwal ini disusun berdasarkan perhitungan waktu salat di suatu wilayah tertentu.
Sementara itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), imsak adalah saat dimulainya tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa, seperti makan dan minum. Secara bahasa, imsak berarti menahan diri.
Dalam buku Puasa Bukan Hanya Saat Ramadhan karya Ahmad Sarwat, imsak diartikan sebagai menahan diri dari makan, minum, hubungan suami istri, dan segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, Surah Al-Baqarah ayat 187:
وَكُلُواْ وَٱشْرَبُواْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ ٱلْخَيْطُ ٱلأَبْيَضُ مِنَ ٱلْخَيْطِ ٱلأَسْوَدِ مِنَ ٱلْفَجْرِ
“Makan dan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.”
Ayat ini menegaskan bahwa batas dimulainya puasa adalah ketika fajar telah terbit, bukan ketika waktu imsak diumumkan.
2. Makna imsak dalam konteks puasa

Secara syariat, imsak berarti menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa, seperti makan dan minum dengan sengaja, melakukan hubungan suami istri pada siang hari, memasukkan sesuatu ke dalam tubuh secara sengaja, serta sengaja memuntahkan isi perut. Inilah makna imsak dalam konteks hukum puasa, yakni bentuk pengendalian diri yang dimulai sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
Namun, penting untuk dipahami bahwa istilah imsak yang tercantum dalam jadwal Ramadan berbeda dengan makna imsak sebagai rukun puasa. Dalam praktik di Indonesia, waktu imsak biasanya dicantumkan sekitar 10 menit sebelum waktu subuh. Fungsi utamanya adalah sebagai pengingat bahwa waktu subuh akan segera tiba sehingga umat Islam bersiap menyelesaikan sahur. Artinya, secara hukum, seseorang masih boleh makan dan minum hingga waktu subuh benar-benar masuk. Puasa dimulai saat azan subuh berkumandang atau ketika fajar sadik telah terbit.
3. Mengapa imsakiyah penting?

Keberadaan imsakiyah sangat penting karena beberapa alasan berikut:
a. Membantu ketepatan waktu puasa
Jadwal imsakiyah memastikan umat Islam mengetahui kapan harus mulai dan mengakhiri puasa sehingga ibadah dilakukan sesuai ketentuan syariat.
b. Panduan ibadah harian selama Ramadan
Imsakiyah tidak hanya memuat waktu imsak dan berbuka, tetapi juga seluruh jadwal salat lima waktu. Ini membantu umat Islam mengatur aktivitas dan meningkatkan kualitas ibadah.
c. Menghindari kekeliruan dalam memulai puasa
Masih ada anggapan bahwa puasa dimulai sejak waktu imsak. Dengan memahami isi imsakiyah secara benar, umat Islam tidak lagi keliru membedakan antara waktu imsak sebagai pengingat dan waktu subuh sebagai awal puasa yang sah.

















