Arteri Jakut Banjir, Polisi Buat Rekayasa Lalin Sepeda Motor Masuk Tol

- Banjir di Jalan Arteri Jakut membuat polisi melakukan rekayasa lalu lintas.
- Rekayasa tersebut memungkinkan sepeda motor masuk jalan tol dengan pengawalan polisi.
- Para pesepeda motor diizinkan melintas di jalan tol selama 20 menit untuk menghindari genangan di arteri.
Jakarta, IDN Times - Banjir yang menggenang di sejumlah titik di kawasan Jakarta Utara membuat kepolisian melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas.
Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Dhanar Dhono Vernandhie mengatakan salah satu rekayasa lalu lintas yang dilakukan yakni mengizinkan sepeda motor masuk jalan tol.
"Kami Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan rakaya lalu lintas terhadap kendaraan roda dua untuk memasuki ruas jalan tol," kata Dhanar Dono dalam keterangannya, Senin (12/1/2026).
Ia menyebut terdapat dua ruas jalan tol yang dilintasi sepeda motor dengan pengawalan oleh pihak kepolisian.
Pertama, Gerbang Tol Sunter mengarah ke keluaran Kebun Bawang. Kedua, dari Gerbang Tol Jembatan Tiga 1, Penjaringan keluar di wilayah Angke, Jakarta Utara.
"Mengapa ini kami laksanakan? Karena di arteri, di jalan Yos Sudarso dan Pluit Raya itu terjadi genangan dan tidak bisa dilalui oleh kerenen roda dua sehingga kami melakukan pelayanan masyarakat berupa rekayasa lantas untuk mengarahkan kendaraan roda dua ke jalan tol," ucapnya.
Dhanar Dono mengatakan para pesepeda motor ini diizinkan melintas di jalan tol selama 20 menit.
"Saat ini situasi sudah normal kembali. Dari kejadian rekayasa lantas tersebut kami laporkan tidak ada kecelakaan lalu lintas maupun gangguan atau hal-hal yang lain," tuturnya.

















