Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bank Saqu-IDN Perluas Ekosistem Solopreneur Society: The Founders Club

Bank Saqu-IDN Perluas Ekosistem Solopreneur Society: The Founders Club
CEO Otten Coffee Jhoni Kusno, Relationship Banking Director Bank Saqu Hendrik Komandangi, Founder & COO of IDN William Utomo di Konferensi Pers Bank Saqu Solopreneur Society: The Founders Club (dok: IDN Times/Cantika Lutfiah)

  • Bank Saqu berkolaborasi dengan IDN menggelar Solopreneur Society: The Founders Club pada Oktober 2026, melanjutkan program sejak 2024 yang telah melibatkan lebih dari 1.000 solopreneur.
  • Program mempertemukan founder dengan pemilik brand, supplier, strategic partner, dan ecosystem buyer melalui insight industri, networking, serta business matchmaking untuk membuka kerja sama, akses pasar, dan peluang bisnis.
  • Bank Saqu melengkapi dukungan ekosistem dengan solusi finansial, termasuk Saku Kredit hingga Rp30 juta dan Kredit Modal Kerja, serta kemitraan strategis dengan Otten Coffee.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN TimesBank Saqu terus memperluas dukungan terhadap pertumbuhan solopreneur. Pada penyelenggaraan tahun ini, Bank Saqu berkolaborasi dengan IDN untuk memperkuat ekosistem Solopreneur Society: The Founders Club.

Program yang sebelumnya bernama Solopreneur Academy ini kali pertama dihelat pada 2024. Sejak 2024, program ini telah melibatkan lebih dari 1.000 solopreneur dari berbagai industri.

Adapun kolaborasi dengan IDN menghadirkan ruang yang lebih luas bagi para founder untuk mendapatkan perspektif baru, memperluas jaringan, dan bertemu dengan berbagai pelaku dalam ekosistem bisnis. Solopreneur Society: The Founders Club akan dihelat pada Oktober mendatang.

Relationship Banking Director Bank Saqu, Hendrik Komandangi mengatakan, dalam dua tahun terakhir pihaknya melihat perjalanan para solopreneur terus berkembang.

"Seiring bisnis bertumbuh, kebutuhan mereka pun semakin luas. Selain pengetahuan dan pondasi bisnis yang kuat, mereka membutuhkan akses terhadap jaringan, peluang pasar, dan dukungan finansial yang sesuai dengan tahapan bisnisnya," kata dia di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

"Karena itu, melalui Solopreneur Society: The Founders Club, kami ingin memperluas dukungan tersebut agar para founder memiliki lebih banyak akses yang dapat membantu mereka membawa bisnis ke tahap berikutnya," sambungnya.

  1. 1. Program ini pertemukan berbagai pihak dalam ekosistem bisnis

    Founder & COO of IDN William Utomo (kanan)  (dok: IDN Times/Cantika Lutfiah)
    Founder & COO of IDN William Utomo (kanan) dalam Konferensi Pers Bank Saqu X IDN Solopreneur Society: The Founders Club (IDN Times/Cantika Lutfiah)

    Melalui Solopreneur Society: The Founders Club, Bank Saqu mempertemukan berbagai pihak dalam ekosistem bisnis, mulai dari sesama founder, pemilik brand, supplier, strategic partner, hingga ecosystem buyer. Dengan pendekatan tersebut, program tidak lagi hanya menjadi ruang untuk memperoleh pengetahuan, tetapi berkembang menjadi ekosistem yang membuka akses lebih luas terhadap kebutuhan pertumbuhan bisnis.

    Founder & COO of IDN William Utomo mengatakan, IDN melihat pertumbuhan bisnis tidak hanya membutuhkan pengetahuan, tetapi juga ekosistem yang dapat membuka akses terhadap koneksi dan peluang yang relevan.

    "Melalui kolaborasi dengan Bank Saqu, IDN ingin turut menghadirkan ruang bagi para founder untuk bertukar perspektif, memperluas jaringan, dan menemukan peluang kolaborasi yang dapat mendukung perkembangan bisnis mereka," ujarnya.

    Dia menambahkan, IDN berharap kolaborasi ini dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun ekosistem solopreneur yang semakin terhubung dan memberikan dampak nyata bagi para pelaku usaha.

  2. 2. Buka peluang baru melalui business matchmaking

    Konferensi Pers Bank Saqu X IDN Solopreneur Society: The Founders Club (IDN Times/Cantika Lutfiah)
    Konferensi Pers Bank Saqu X IDN Solopreneur Society: The Founders Club (IDN Times/Cantika Lutfiah)

    Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, Solopreneur Society: The Founders Club 2026 menghadirkan industry insights, networking dan business matchmaking yang terkurasi sebagai tiga bagian utama dari program.

    Para founder akan mendapatkan perspektif langsung dari praktisi dan expert mengenai tantangan dan peluang di empat kategori bisnis, yaitu coffeepreneur, food & beverage (F&B), MICE, dan akal imitasi atau artificial intelligence (AI). Rangkaian sesi ini dirancang untuk menghadirkan insight yang relevan dan dapat diterapkan sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan masing-masing industri.

    Insight tersebut kemudian dilanjutkan melalui business matchmaking, yang menjadi salah satu pembeda utama program tahun ini. Para founder akan dipertemukan dengan pelaku bisnis yang relevan berdasarkan kebutuhan dan potensi masing-masing usaha. Dengan demikian, pertemuan yang terjadi dapat diarahkan pada penjajakan kerja sama, akses pasar, maupun peluang bisnis baru.

  3. 3. Lengkapi ekosistem melalui akses terhadap solusi finansial

    Bank Saqu-IDN Kolaborasi Hadirkan Solopreneur Society 2026
    Konferensi Pers Bank Saqu X IDN Solopreneur Society: The Founders Club (dok: IDN Times/Cantika Lutfiah)

    Selain akses terhadap pengetahuan dan jaringan bisnis, Bank Saqu juga melengkapi ekosistem tersebut melalui akses terhadap solusi finansial. Sebagai bank yang dekat dengan segmen solopreneur, Bank Saqu mendampingi kebutuhan finansial nasabah mulai dari pengelolaan keuangan hingga akses terhadap fasilitas kredit bagi nasabah yang memenuhi kriteria.

    Salah satunya melalui Saku Kredit, fasilitas pinjaman Bank Saqu dengan limit sampai dengan Rp30 juta yang dapat digunakan secara fleksibel untuk berbagai kebutuhan. Bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnisnya, Bank Saqu juga menyediakan Kredit Modal Kerja untuk mendukung kebutuhan modal dan aktivitas operasional usaha.

    Kehadiran berbagai solusi finansial ini menjadi bagian dari upaya Bank Saqu untuk mendampingi kebutuhan nasabah sesuai dengan tahapan perkembangan bisnis mereka.

    Pendekatan berbasis ekosistem tersebut juga diperkuat melalui keterlibatan berbagai pelaku industri, salah satunya Otten Coffee, yang telah membangun ekosistem bagi para coffeepreneurs. Tahun ini, Bank Saqu dan Otten Coffee telah menjalin strategic partnership dengan kesamaan visi untuk mendukung perkembangan pelaku usaha di industri kopi.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More