Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bingkisan Berisi Potasium dan Ponsel Meledak, Begini Kronologinya

Ilustrasi/The Sun
Ilustrasi/The Sun

Surabaya, IDN Times - Setelah beberapa waktu lalu polisi melakukan penangkapan terduga teroris di Surabaya, kini Kepolisian Resort Tanjung Perak Surabaya mendapat laporan penemuan rakitan bom pada Rabu (15/12).

Bahkan, bingkisan itu dilaporkan sempat meledak dan mengenai seorang warga. Untungnya korban tidak mengalami luka serius.

1. Rakitan itu terbungkus plastik hitam.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20171214/bomb-5fdffe17f6009b779700be92059708dd.jpeg

Menurut informasi yang dihimpun IDN Times, bingkisan itu pertama kali ditemukan oleh pelapor berinisial AW di Jalan Laksda M. Nasir, Tanjung Perak, Surabaya, Senin (11/12) yang lalu. Rakitan itu terbungkus kotak telepon seluler lalu dibungkus oleh plastik berwarna hitam.

2. Bingkisan tanpa nama pengirim.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20171109/4-1-f17341e78594dfdad984c6755473073a.jpg

Didorong oleh rasa penasaran, korban kemudian membuka bungkusan paket tersebut. "Jadi ketika terima paket, lalu korban mencari tahu isinya apa dengan membuka. Karena di situ tak ada nama pengirim," ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ronny Suseno. 

Kejadian itu kemudian tak langsung dilaporkan oleh AW. Dia baru melapor kepada polisi dua hari kemudian. Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang mendapat laporan kemudian meneliti temuan tersebut dengan bantuan tim Gegana Polda Jatim.

3. Baru dilaporkan 2 hari setelahnya.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20171214/bom2-782c0a95a9f9a02f4535fbb397fae980.jpeg

Hasilnya, temuan tersebut diidentifikasi sebagai rangkaian sederhana berdaya ledak rendah dengan bahan peledak potasium. "Sampai saat ini kami melakukan penyelidikan, termasuk motivasinya untuk melakukan ini," ujar Ronny.

 

 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rudy Bastam
EditorRudy Bastam
Follow Us

Latest in News

See More

Gerindra Mulai Simulasi Perubahan Ambang Batas Parlemen

07 Feb 2026, 22:48 WIBNews